Ragam  

Prabowo Beli Sapi Jumbo di Tangerang untuk Iduladha, Bobotnya Tembus 1,1 Ton

Presiden Prabowo Subianto membeli seekor sapi jumbo untuk iduladha 1447 Hijirah. Sapi jenis berangus tersebut memiliki bobot mencapai 1,1 ton dan berasal dari peternak di Ciondoh, Kota Tangerang, Banten. Bingkaikota.com/Ade Saputra.

BINGKAIKOTA.COM – Presiden Prabowo Subianto membeli seekor sapi jumbo untuk iduladha 1447 Hijirah. Sapi jenis berangus tersebut memiliki bobot mencapai 1,1 ton dan berasal dari peternak di Ciondoh, Kota Tangerang, Banten.

Sapi tersebut dibeli Prabowo dengan harga Rp122 juta setelah melalui proses seleksi ketat. Hewan kurban tersebut rencananya akan disalurkan untuk masyarakat di wilayah Kota Tangerang.

“Alhamdulillah tahun ini saya terpilih, Bapak Presiden Prabowo membeli sapi dari peternakan saya. Bobotnya 1 ton 100 kilogram, jenisnya berangus,” ujar Roji saat ditemui di kandangnya di kawasan Cipondoh, Rabu, 13 Mei 2026.

Ia menjelaskan, sapi tersebut berasal dari bibit yang didatangkan dari Banyuwangi Jawa Timur sekitar tiga tahun lalu. Sejak saat itu, ia melakukan perawatan intensif hingga akhirnya sapi tersebut lolos sebagai hewan kurban presiden.

“Bibitnya saya ambil dari Banyuwangi tiga tahun lalu. Saya rawat sampai akhirnya terpilih sekarang,” ungkap Roji.

Menurutnya, perawatan dilakukan secara khusus setiap hari, mulai dari menjaga kebersihan kandang hingga memandikan sapi secara rutin pada pagi dan sore hari agar kondisi hewan tetap sehat dan nyaman.

“Pagi kita mandikan, dibersihkan. Sore juga dibersihkan lagi sebelum tidur,” kata Roji.

Selain itu, sapi juga rutin diberikan vitamin dan obat-obatan guna menjaga kesehatannya tetap prima menjelang Iduladha.

“Untuk vitamin asupannya B-kompleks dan B12, enggak lupa obat cacing juga,” jelas Roji.

Saat ini, sapi kurban tersebut masih dalam pemantauan kesehatan secara berkala oleh petugas menjelang proses penyaluran.

“Sekarang lagi dipantau terus kesehatannya. Sehari dua hari pasti dicek,” kata Roji.

Dirinya mengaku proses hingga sapinya terpilih menjadi hewan kurban presiden bukan hal mudah. Ia telah lima kali mengikuti seleksi sebelum akhirnya dua kali berhasil lolos.

“Saya ikut seleksi sudah lima kali. Yang ketiga dan keempat baru terpilih. Jadi ini kedua kalinya sapi saya dipilih,” ungkap Roji.

Meski belum mengetahui lokasi pasti penyaluran sapi kurban tersebut, Roji berharap para peternak lokal terus mendapat kepercayaan dari pemerintah pada tahun-tahun mendatang.

“Insya Allah rencananya disalurkan di Kota Tangerang, tapi untuk masjidnya belum ada informasi,” tutup Roji.

Pewarta: Ade Saputra l Editor: Lukman