MPR RI Klarifikasi dan Minta Maaf Usai Penilaian Juri LCC 4 Pilar Tuai Kontroversi

Dewan Juri dan MC Dinonaktifkan

Klarifikasi dan permohonan maaf terkait Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Kalimantan Barat. Bingkaikota.com/Ade Saputra.

BINGKAIKOTA.COM – MPR RI menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf pada Selasa, 12 Mei 2026, terkait polemik penilaian dalam Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang viral di jagad maya.

Klarifikasi dan permohonan maaf itu disampaikan setelah kejadian yang dialami oleh seorang siswi dari Sekolah Menegah Atas (SMA) Negeri 1 Pontianak grup C menjawab pertanyaan dari moderator lomba.

Moderator membacakan pertanyaan mengenai proses pemilihan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) oleh DPR dengan memperhatikan pertimbangan lembaga tertentu.

“Anggota-anggota Badan Pemeriksa Keuangan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan oleh Presiden.” Jawaban grup C.

Namun, salah satu juri sekaligus Kepala Biro Pengkajian Setjen MPR RI, Dyastasita WB menilai jawaban sang siswi tidaklah tepat, shingga mendapat pengurangan nilai lima.

“Tadi sebutkan regu C ya, itu pertimbangan dari DPD nya tidak ada, DPR tadi, jadi dewan juri tadi berpendapat tidak ada itu dewan perwakilan daerah,” tegas Dyastasita.

Karena jawaban dianggap salah, moderator kembali mengajukan pertanyaan yang sama. Peserta lainnya dari grup B, yaitu dari SMA Negeri 1 Sambas menjawab persis dengan grup C. Namun, juri malah menambahkan nilai 10 untuk grup B.

Berikut klarifikasi dan permohonan maaf MPR RI:

• MPR RI melalui Sekretariat Jenderal MPR RI menyampaikan permohonan maaf atas kelalaian Dewan Juri yang menyebabkan polemik terkait pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI di Provinsi Kalimantan Barat.

• MPR RI memahami bahwa kegiatan pendidikan dan pembinaan genrasi muda, termasuk LCC Empat Pilar, harus menjunjung tinggi nilai sportivitas, objektivitas, keadilan, serta semangat pembelajaran yang konstruktif.

• Terkait ramainya pemberitaan di media sosial tentang LCC Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimatan Barat, mengenai penilaian jawaban peseta pada salah satu sesi lomba, panitia dari Sekretariat Jenderal MPR RI telah menonaktifkan Dewan Juri dan MC pada kegiatan LCC ini.

• MPR RI akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek teknis pelaksanana lomba, termasuk mekanisme penilaian, sistem verifikasi jawaban peserta, dan tata kelola keberatan dalam perlombaan agar pelaksanaanya ke depan dapat berlangsung semakin baik, transfaran, dan akuntabel.

• Selain itu, MPR RI juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, guru pendamping, panitia daerah, serta masyarakat yang terus memberikan perhatian terhadap pendidikan kebnagsaan dan pelaksanaan LCC Empat Pilar.

• Masukan publik akan menjadi bahan evaluasi penting demi menjaga kualitas kegiatan dan kepercayaan masyarakat terhadap proses pembelajaran kebangsaan yang inklusif, edukatif, dan berintegritas.

Pewarta: Ade Saputra l Editor: Lukman