Fokus Tangani Stunting, Pemkot Tangerang Luncurkan Program PMT Serentak di Kecamatan Jatiuwung

KOTA TANGERANG, Bingkaikota.com – Dalam meningkatkan perkembangan anak balita menjadi lebih baik. Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Kecamatan Jatiuwung melaksanakan Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT), Senin 10 November 2025.

Dilaksanakan di seluruh Posyandu atau Puskesmas di 6 Kelurahan se- Kecamatan Jatiuwung Kota Tangerang, kegiatan tersebut merupakan peningkatan pertumbuhan balita dibawah kurva pertumbuhan anak yang sudah ditetapkan oleh WHO dengan merujuk dalan buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA).

Hal tersebut diungkapkan Camat Jatiuwung Buceu Gartina. Pihaknya menyebut, PMT tidak hanya meningkatkan status gizi, mencegah stunting, dan meningkatkan tumbuh kembang anak. Namun, juga untuk memberikan makanan selingan sekaligus edukasi gizi kepada orang tua.

“Layanan yang diberikan tidak hanya mencakup penimbangan dan pengukuran antropometri rutin, tetapi juga Pemberian Makanan Tambahan (PMT), Edukasi Pola Asuh dan Gizi serta Deteksi Dini dan Rujukan bagai orang tua balita,” ujarnya.

Merupakan intervensi intensif di Pos Gizi bagi balita. Dirinya juga menjelaskan, program PMT akan berlangsung selama 28 hari dibagi menjadi 2 termin.

“PMT ini diberikan selama 28 hari untuk balita dengan 2 termin dan akan dipantau pertumbuhanya oleh para kader maupun pendamping, menu PMT direkomendasikan oleh ahli gizi dari puskesmas sehingga gizi dalam makanan sudah sesuai dengan kebutuhan gizi balita,” jelas Buceu.

Melalui kegiatan PMT yang dilaksanakan di Kelurahan se- Kecamatan Jatiuwung, Pemkot Tangerang terus berkomitmen guna menekan angka stunting, memastikan setiap anak di Kota Tangerang tumbuh sehat dan cerdas.

Pada kesempatan PMT yang dilaksanakan di Posyandu Pepaya Kelurahan Alam, Kecamatan Jatiuwung Kota Tangerang. Lurah Alam Jaya Herlan Ferdika mengungkapkan, bahwa dilokasi tersebut ada sebanyak 30 balita didampingi oleh orang tua menerima PMT.

“Ada sekitar 30 balita yang diberikan PMT merupakan balita yang pertumbuhanya masih dibawah kurva pertumbuhan anak. Dalam kegiatan pemberian PMT ini pula diukur tinggi badan, berat badan dan lingkar kepala balita oleh para kader sehingga dapat mengetahui pertumbuhan balita,” terangnya.

Peranan penting dalam meningkatkan gizi masyarakat khususnya melalui PMT, Herlan Ferdika juga menyebut, selain pemberian makan tambahan gratis, para kader posyandu juga melaksanakan beberapa kreasi yang merupakan upaya inovasi keterampilan para kadernya dalam memberikan rekomendasi makanan bergizi bagi masyarakat.

“Sebelum pemberian PMT di Posyandu Pepaya orang tua diberikan edukasi terlebih dahulu perihal parenting yang baik dan pentingnya gizi untuk anak oleh PKK, serta anak- anak juga diberikan permainan edukasi yang menyenangkan sehingga dapat meningkatkan imun anak,” tandasnya.(adv)