Aksi Bakar Lilin, Mahasiwa dan Masyarakat di Tangerang Desak Presiden Usut Tuntas Dugaan Persoalan BGN

Sejumlah mahasiswa dan masyarakat yang tergabung dalam Amanat Penderita Rakyat menggelar aksi bakar lilin di kawasan Taman Gajah Tunggal, Kota Tangerang, Banten. Bingkaikota.com/Ade Saputra.

BINGKAIKOTA.COM – Sejumlah mahasiswa dan masyarakat yang tergabung dalam Amanat Penderita Rakyat menggelar aksi bakar lilin di kawasan Taman Gajah Tunggal, Kota Tangerang, Banten, Rabu malam, 3 Mei 2026.

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap penegakan hukum terkait dugaan persoalan yang berkembang di lingkungan Badan Gizi Nasional (BGN).

Massa juga mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas setiap dugaan pelanggaran yang ada tanpa pandang bulu.

Koordinator aksi, Saipul Basri mengatakan, pihaknya hadir untuk mengawal proses hukum yang sedang berlangsung dan meminta agar seluruh dugaan persoalan yang muncul dapat ditindaklanjuti hingga tuntas.

Baca juga:  Puluhan Da'i Cilik Turut Ramaikan Ramadhan Festival Al Azhom 2026

“Kami atas nama Amanat Penderita Rakyat melakukan penyampaian aspirasi dalam rangka mengawal dan mendesak proses hukum terkait Kepala Badan Gizi Nasional. Kami meminta aparat penegak hukum menindaklanjuti persoalan ini sampai tuntas dan kami juga meminta kepada Presiden Republik Indonesia untuk mengusut persoalan ini sampai ke akar-akarnya tanpa adanya hukum tebang pilih,” ujar pria yang akrab disapa Bung Marcel.

Menurutnya, Amanat Penderita Rakyat akan terus mengawal setiap proses hukum yang dilakukan aparat penegak hukum terhadap dugaan kasus yang terjadi di ruang lingkup BGN.

Selain menyoroti proses hukum, massa aksi juga menyampaikan pandangan terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah.

Baca juga:  Youth Combat Championship Diikuti 80 Petinju, Jadi Wadah Keberanian Positif

Ia menegaskan pihaknya mendukung program tersebut karena dinilai memiliki manfaat besar bagi masyarakat. Namun, ia menilai evaluasi menyeluruh tetap diperlukan agar pelaksanaannya berjalan efektif dan bebas dari berbagai persoalan.

“Program Makan Bergizi Gratis ini sangat baik. Hanya saja perlu adanya evaluasi total agar berbagai persoalan yang muncul dapat diperbaiki. Kami berharap pejabat yang nantinya menjalankan tugas di BGN dapat bekerja dengan baik dan benar sehingga persoalan serupa tidak terulang kembali,” kata Marcel.

Baca juga:  Personel Kodim 0506 Tangerang Bersama Masyarakat Bersihkan Sampah

Marcel juga berharap program MBG lebih difokuskan pada daerah-daerah yang benar-benar membutuhkan dan menjadi prioritas penerima manfaat.

“Kami mendukung program Makan Bergizi Gratis. Namun yang perlu dikritisi adalah bagaimana evaluasi dilakukan terhadap berbagai kekurangan agar program ini berjalan sesuai harapan dan arahan Presiden Republik Indonesia,” tandasnya.

Pewarta: Ade Saputra l Editor: Lukman