Ragam  

Jalin Silaturahmi dan Persaudaraan, Alumni SMAN1CER 91 Gelar Family Gathering di Cianjur

Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan, alumni SMAN1CER, Kota Tangerang angkatan tahun 1991 kembali menggelar Family Gathering. Bingkaikota.com/Lukman Hakim.

BINGKAIKOTA.COM – Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan, alumni SMAN1CER, Kota Tangerang angkatan tahun 1991 kembali menggelar Family Gathering.

Mengusung tema “Stronger, Together and Forever” Family Gathering yang berlangsung di Villa Cipendawa Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, 20-21 Juni 2026 penuh dengan kehangatan dan kekeluargaan.

Koordinator Family Gathering, Robi mengatakan, tema yang diusung ini sangat relevan, mengingat telah menjadi alumni sejak tahun 1991, tepatnya 35 tahun hingga saat ini.

“Banyak cerita indah, lucu, dan kenangan bersama yang menguras memori, juga kekeluargaan, tanpa atribut formal yang di miliki masing-masing peserta. Begitu smart, cair dalam balutan kegembiraan,” ujar Robi, Kamis, 25 Juni 2026.

Baca juga:  Marak Peredaran Miras di Kota Tangerang, Satpol PP Disebut Lemah Tegakan Perda

Ia menambahkan, kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh para peserta Family Gathering yang turut serta.

“Tentu saja, kegiatan dua hari ini di manfaatkan semaksimal mungkin. Selayaknya acara keluarga, kegiatan ini di isi berbagai acara. Saling memberi cendera mata, diskusi, games, dan tentu saja Shalat berjamaah,” ungkap Robi.

Sementara, Ketua Alumni SMAN1CER 91, Gugun Maryanto menyebut, bahwa kegiatan ini merupakan momen dimana para alumni saling lebih meningkatkan persaudaraan di antara SMAN1CER 91.

Baca juga:  Press Retreat 2026, Kopi Nalar: Kritis Dalam Kerja Jurnalistik

“Terima kasih kepada rekan-rekan yang telah berpartisipasi pada kegiatan ini. Dan harapannya, agar kebersamaan ini terus terjaga dan terawat, hingga sampai ke anak-anak para SMAN1CER 91,” ujar Gugun dalam sambutannya.

Ia menambahkan, bahwa usia para alumni SMAN1CER kini tidak muda lagi, resiko difisik adalah ancaman nyata, karena performa sudah tidak seperti 20 tahun lalu.

“Secara umum, rata-rata berusia antara 53 hingga 55 tahun. Usia yang tidak muda lagi dan resiko fisik merupakan ancaman nyata. Namun, realitas di acara itu berkata lain, ara orang tua ini begitu semangat mengikuti acara dengan antusias tinggi,” tandas Gugun.

Baca juga:  SMK Ki Hajar Dewantoro Kota Tangerang Cetak Lulusan Siap Kerja

Pewarta: Lukman Hakim l Editor: AS04