Hari Lahir Pancasila, Syamsul: Sejarah dan Relevansinya Bagi Bangsa Indonesia

Syamsul (Ocit). Bingkaikota.com/Ade Saputra.

BINGKAIKOTA.COM – Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Juni bermakna sebagai momentum refleksi untuk mengenang sejarah lahirnya dasar negara dan memperkokoh komitmen seluruh elemen bangsa terhadap ideologi negara.

“Momen ini menjadi pengingat pentingnya menjaga persatuan di tengah kemajemukan serta mengamalkan nilai-nilai luhur dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar Wakil Ketua PAC PDIP Kecanatan Pinang Bidang Politik dan Pemerintahan, Syamsul, Senin, 1 Juni 2026.

Ia menambahkan, tema dan pesan utama pada tahun “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”. Tema ini sarat akan makna mendalam yang relevan dengan tantangan zaman.

Baca juga:  Semangat Tingkatkan Sinergitas Dalam Perubahan, DPC LPM Jatiuwung Periode 2023- 2028 Resmi Dilantik

“Jadi bemersatu bangsa, bahwa Pancasila adalah konsensus agung dan perekat kemajemukan masyarakat di tengah berbagai dinamika sosial,” ucap Syamsul.

Dirinya juga mengatakan, peran aktif Indonesia dalam membawa nilai-nilai Pancasil, seperti gotong royong, toleransi, dan musyawarah untuk menciptakan tatanan dunia yang damai dan harmonis.

Baca juga:  Komisi III DPR Dukung Polri Tindak Tegas dan Habis Pelaku Begal di Seluruh Indonesia

“Pancasila adalah fondasi perdamaian dunia. peran aktif Indonesia dalam membawa nilai-nilai Pancasil, seperti gotong royong, toleransi, dan musyawarah,” ujar Syamsul.

Peringatan ini juga menjadi dorongan bagi generasi muda untuk tidak melupakan sejarah perjuangan bangsa. Di era globalisasi dan perkembangan teknologi saat ini.

“Makna dari Hari Lahir Pancasila diterjemahkan sebagai panggilan untuk terus berinovasi tanpa kehilangan jati diri bangsa dan tetap menjadikan Pancasila sebagai kompas moral dalam pembangunan,” tandas Syamsul.

Baca juga:  Segel Dicopot, DPRD Bakal Panggil Satpol PP Kota Tangerang

Pewarta: Ade Saputra l Editor: Lukman