Daerah  

Rawa Kucing Kota Tangerang Disiapkan Menuju Zero Waste

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus mentransformasi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Rawa Kucing menjadi fasilitas pengelolaan sampah yang lebih modern dan berkelanjutan. Bingkaikota.com/Ade Saputra.

BINGKAIKOTA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus mentransformasi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Rawa Kucing menjadi fasilitas pengelolaan sampah yang lebih modern dan berkelanjutan.

Tidak lagi hanya berfungsi sebagai tempat pembuangan, TPA Rawa Kucing disiapkan untuk mendukung target Zero Waste melalui berbagai inovasi pengelolaan sampah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang, Wawan Fauzi mengatakan, paradigma pengelolaan sampah kini telah berubah. TPA bukan lagi menjadi tempat pembuangan akhir, melainkan tempat pemrosesan akhir yang hanya menampung residu atau sampah yang sudah tidak dapat diolah kembali.

“TPA hari ini bukan lagi tempat pembuangan akhir, tetapi tempat pemrosesan akhir. Ke depan yang masuk ke TPA hanya residu, sedangkan sampah yang masih memiliki nilai akan diolah kembali,” papar Wawan, Kamis, 17 Juli 2026.

Baca juga:  Ribuan UMKM Binaan PT Gajah Tunggal Terima Sertifikat Halal

Sebagai langkah menuju target tersebut, Pemkot Tangerang tengah merevitalisasi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), mengoptimalkan pengelolaan gas metana, serta membangun RDF Hub yang mampu mengolah sampah menjadi bahan bakar alternatif pengganti batu bara.

”Hingga 2028, Pemkot Tangerang menargetkan memiliki empat fasilitas pengolahan RDF yang tersebar di sejumlah wilayah,” ungkap Wawan.

Selain mengurangi jumlah sampah yang masuk ke landfill, pengelolaan gas metana juga diharapkan mampu menekan risiko kebakaran di TPA. Bahkan, ke depan gas metana tersebut direncanakan dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Baca juga:  Selama Libur Lebaran, DLH Kota Tangerang Pastikan Operasional Penanganan Sampah Tetap Normal

Di sisi lain, DLH Kota Tangerang terus mendorong masyarakat untuk memilah sampah sejak dari rumah melalui penguatan bank sampah dan fasilitas pengolahan sampah di lingkungan. Langkah tersebut dinilai menjadi kunci agar volume sampah yang masuk ke TPA semakin berkurang dan target Zero Waste dapat tercapai.

”Transformasi TPA Rawa Kucing tidak berhenti pada pengelolaan sampah. Ke depan, kawasan tersebut ditargetkan menjadi ruang terbuka hijau melalui konsep mining landfill, yakni mengolah kembali timbunan sampah lama menjadi sumber daya yang bernilai guna,” tutur Wawan.

Baca juga:  Sampah di Kali Sabi Dibersihkan, Gubernur Banten: Tangani Banjir Tak Cukup Hanya Normalisai Sungai

“Target kami, TPA Rawa Kucing bukan lagi menjadi gunungan sampah, tetapi menjadi kawasan yang ramah lingkungan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya menandaskan.

Pewarta: Ade Saputra l Editor: Lukman