Bingkaikota.com – Sebanyak 460 Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2026 resmi diberangkatkan menuju Bandara Internasional Pangeran Muhammad bin Abdul Azis, Madinah, Arab Sudi.
Rombongan PPIH yang diberangkatkan pada hari ini bakal di tempatkan di area Bandara dan Madinah Al-Munawwarah dalam rangka misi haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Keberangkatan 460 PPIH tersebut dilepas langsung oleh Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, dari Asrama Haji Podok Gede, pada Jumat (17/04/2026).
PPIH gelombang pertama ini menggunakan tujuh bus dari Asrama Haji Pondok Gede menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.
“Kita siap menyukseskan Haji 2026. Kesiapan mental menjadi penting, termasuk kemampuan mengelola emosi, agar kekuatan fisik yang kita miliki benar-benar ditopang oleh kekuatan rohani yang siap,” ujar Wamenhaj, Dahnil Anzar Simanjuntak.
Ia juga mengajak seluruh petugas untuk meniatkan keberangkatan sebagai bagian dari ibadah melalui jalan pengabdian dalam melayani jemaah haji.
“Niatkan pelepasan ini bahwa kita semua sedang menunaikan ibadah melalui peran sebagai petugas haji yang melayani jemaah agar mereka dapat menjalankan ibadah dengan baik. Ini adalah misi suci, bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk keluarga, agama, dan bangsa,” tegas Dhanil.
Berdasarkan data Pusdatin Kemenhaj pada15 April 2026, profil jemaah haji Indonesia menunjukkan keragaman yang tinggi. Dari sisi pekerjaan, jemaah didominasi oleh ibu rumah tangga 52.717 orang, diikuti pegawai swasta 46.462 orang, PNS 40.143 orang, dan petani 24.126 orang. Sementara itu, dari sisi pendidikan, mayoritas jemaah merupakan lulusan SD 55.217 orang, SMA/SMK 52.796 orang, serta Sarjana/S1 51.968 orang.
Adapun dari sisi usia, jemaah haji Indonesia didominasi kelompok usia 41–64 tahun, dengan jumlah laki-laki 58.461 orang dan perempuan 78.955 orang. Selain itu, terdapat pula jemaah lanjut usia di atas 65 tahun yang mencapai lebih dari 40 ribu orang secara keseluruhan. Kondisi ini menegaskan pentingnya pelayanan yang adaptif, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan jemaah.
Pewarta: Ade Saputra
Editor: Lukman




