Hukrim  

Persekusi Kader Banser, GP Ansor Kota Tangerang Desak Polisi Usut Tuntas

TANGERANG, Bingkaikota.con – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP Ansor) Kota Tangerang menegaskan sikap tegasnya terhadap kasus persekusi yang menimpa kader Barisan Ansor Serbaguna (Banser).

Ketua PC GP Ansor Kota Tangerang, H. Midyani, SH. M.Kn, mendesak aparat kepolisian, khususnya Kapolres Metro Tangerang Kota, untuk segera mengusut tuntas kasus tersebut dan menindak tegas semua pelaku.

“Persekusi terhadap kader Banser adalah tindakan biadab yang mencederai nilai kemanusiaan dan merusak persatuan. Kami mendesak Kapolres agar bertindak cepat, usut tuntas, dan hukum semua pelaku tanpa pandang bulu,” tegasnya, senin (22/09/2025).

Baca juga:  Bukan Sekadar Kenakalan, Ini Kejahatan: Geng Motor Mengancam Tangerang

Menurutnya, Banser selama ini berdiri di garis depan menjaga ulama, mengawal kegiatan keagamaan, serta menjaga keutuhan NKRI. Karena itu, setiap bentuk kekerasan atau intimidasi terhadap kader Banser adalah tindakan yang tidak bisa ditolerir.

Pihaknya juga menegaskan, bahwa tidak akan tinggal diam. Organisasi akan melakukan langkah advokasi hukum, berkoordinasi dengan aparat, serta mengawal kasus ini hingga pelaku benar-benar diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca juga:  Rilis Akhir Tahun 2024, Polres Metro Tangerang Kota Optimalkan Pelayanan Toreh Ragam Prestasi

“Kami percaya aparat kepolisian dapat bertindak profesional. Jika kasus ini dibiarkan, maka akan menjadi preseden buruk dan mengancam keamanan sosial. Banser tidak boleh diperlakukan semena-mena,” tambahnya.

Selain itu, PC GP Ansor menyerukan kepada seluruh kader Ansor dan Banser di Kota Tangerang untuk tetap solid, menjaga kondusivitas, serta tidak terpancing provokasi, namun tetap waspada dan siap membela marwah organisasi.

Baca juga:  Direktur Eksekutif TPS Soroti SP3 Penyerobotan Lahan di Kavling DPR Kota Tangerang

PC GP Ansor Kota Tangerang menegaskan komitmennya, akan mengawal sampai seluruh pelaku dihukum dan memastikan hukum ditegakkan seadil-adilnya.(red)