TANGERANG, BINGKAIKOTA.COM – Perseteruan yang berujung laporan kepihak yang berwajib (Polisi) lantaran diduga menjadi korban arisan bodong (fiktif). Kini kedua belah pihak sepakat untuk berdamai dan mencabut laporan.
Sebagai pendamping kuasa pelapor, Agus Dharma Wijaya menggelar mediasi antara pihak pelapor dan terlapor di Polres Metro Tangerang Kota atas kasus tersebut dengan pendekatan Restorative Justice (JC) atau Damai.
” Jadi pelapor atas kasus tersebut ini bernama Gianina Tanto Gunawan dan terlapornya diketahui bernama Ananda Prima Amalia,” jelasnya, kepada media saat ditemui RM Seafood Kepiting Montok, Karawaci Kota Tangerang, Jumat 13 September 2024.
Dirinya juga menambahkan, bahwa selama kesalahpahaman yang menjadi pemicu kedua belah pihak, dan mereka mereka bersepakat menyelesaikan kasus tersebut secara kekeluargaan.
“Apabila sudah bertemu dan kondisi kemanusiaan inilah yang menjadi pertimbangan untuk menyelesaikan kasus secara kekeluargaan demi kemanusiaan,” ujar Dharma.
Disisi lain, selaku pelapor Gina pun sepakat untuk mencabut laporan tersebut di Polrestro Tangerang Kota.
”Saya sudah mencabut laporan dan bersepakat menyelesaikan perkara ini secara damai dan tidak akan melantukan ke ranah pidana dengan mempertimbangkan lainnya,” terangnya.

Hal senada juga diungkapkan Gina, bahwa semua terjadi lantaran selisih pahaman, dan kini sudah diselesaikan secara kekeluargaan.
“Semua hanya salahpaham saja, dan Nanda juga sudah saya maafkan serta semua permasalahan sudah terselesaikan,” tandasnya.
Diketahui kegiatan arisan via whatshap yang dijalani Nanda sudah berlangsung cukup lama dan tidak ada kendala sebelumnya. Menurut Nanda, jauhnya jarak manjadikan kurangnya komunikasi antara nggota arisan, sehingga permasalahan tersebut sempat mencuat.
”Arisan kami memang anggotanya jarak jauh sampai ada yang tinggalnya dari luar kota, karena banyaknya mis komunikasi akhirnya terbengkalai. Jadi dengannya keadaan ini saya meminta maaf kepada Gina dan semua peserta arisan yang belum terbayarkan, akan saya selesaikan semua,” ungkapnya.
Tak lupa, Nanda pun bersyukur atas permasalahan yang telah ia lewati, dan mengungkapka rasa terimakasih kepada Gina. Ia berharap, permasalahan yang menimpanua menjadi hikmah dan pelajaran bagi dirinya maupun untuk orang lain.
”Saya ucapkan banyak terima kasih atas kerjasamanya Gina kepada saya dan saya berharap keadaan ini menjadi pembelajaran buat saya dan semua anggota yang ikut arisan dengan saya,” harap Nanda.(red)




