Sachrudin Sebut Progran 3G Selaras dengan Spirit Perwujudan Kota Tangguh usai Rakernas APEKSI

Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menyebut program gampang kerja, gampang sekolah, dan gampang sembako atau 3G disebut selaras dengan perwujudan Kota Tangguh. Bingkaikota.com/Sugianto Wijaya.

BINGKAIKOTA.COM – Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menyebut program gampang kerja, gampang sekolah, dan gampang sembako atau 3G disebut selaras dengan perwujudan Kota Tangguh.

Hal tersebut ditegaskan Sachrudin setelag rangkaian Rakernas XVIII APEKSI bertema “Kots Tangguh, Bnagsa Berdaulat” di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut) berakhir.

Menurut Sachrudin, tema Rakernas tahun ini sejalan dengan arah pembangunan Kota Tangerang yang menitikberatkan pada penguatan ketahanan daerah melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, pelayanan publik, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Membangun kota yang tangguh bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga bagaimana pemerintah mampu menghadirkan kebijakan yang memberikan rasa aman, membuka kesempatan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Sachrudin, Selasa, 2 Juli 2026.

Baca juga:  Pemkot Tangsel Berkomitmen Ciptakan Kota Inklusif bagi Masyarakat

Sebagai bentuk implementasi komitmen tersebut, Pemkot Tangerang terus mengoptimalkan berbagai program unggulan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, di antaranya program 3G.

Melalui Program Gampang Kerja, Pemkot Tangerang memperluas akses masyarakat terhadap kesempatan kerja dan peningkatan kompetensi.

Sementara Gampang Sekolah dihadirkan untuk memastikan akses pendidikan yang lebih merata.

Sedangkan Gampang Sembako menjadi bagian dari upaya menjaga daya beli masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi.

“Melalui berbagai Program 3G yang telah berjalan, kami ingin memastikan masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pekerjaan, mengakses pendidikan, serta memenuhi kebutuhan pokok. Inilah salah satu fondasi dalam membangun Kota Tangerang yang tangguh dan mandiri,” ucap Sachrudin.

Baca juga:  Jalan di Cipondoh Kota Tangerang Dipondasi Batu Kali Akibat Sengketa Lahan, Warga Ngaku Resah

Ia menambahkan, berbagai isu strategis yang dibahas dalam Rakernas APEKSI XVIII, seperti ketahanan pangan, perubahan iklim, transformasi digital, reformasi birokrasi, dan peningkatan kualitas pelayanan publik, semakin memperkuat komitmen Pemkot Tangerang untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Selain mengikuti sidang Rakernas, Wali Kota Tangerang, juga menghadiri sejumlah agenda pendukung, di antaranya Dialog Kota Tangguh, Indonesia City Expo, serta Pawai Budaya yang menjadi penutup rangkaian Rakernas APEKSI XVIII Tahun 2026.

Menurutnya, forum yang turut dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya dan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah, Agus Harimurti Yudhoyono  tersebut, menjadi kesempatan bagi pemerintah kota untuk saling bertukar pengalaman, memperkuat kolaborasi, dan mengadopsi berbagai praktik baik yang dapat diterapkan di daerah masing-masing.

Baca juga:  Tangani Pencegahan Banjir, Dr. Nurdin Instruksikan Lanjutkan Pembangunan Turap Permanen

“Harapannya, berbagai pengalaman dan inovasi yang diperoleh dari Rakernas APEKSI dapat memperkuat kebijakan pembangunan di Kota Tangerang, sehingga program-program yang dijalankan semakin tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tandas Sachrudin.

Pewarta: Sugianto Wijaya l Editor: AS04