BINGKAIKOTA.COM – Direktur Utama Perum Bulog Letnan Jenderal TNI (Purn), Ahmad Rizal Ramdhani, memastikan bahwa stok beras aman terkendali, Pada momen peringatan Idul Adha 1447 Hijriah.
“Kami yakinkan dengan kondisi bulog juga sekarang stoknya juga banyak,” Rizal di Kompleks Bulog, Jakarta Barat, Rabu, 27 Mei 2026.
Oleh karenanya, masyarakat tak perlu ragu atau cemas di peringatan hari besar ini. Stok beras dipastikan aman dan tidak ada kenaikan harga.
“Tidak ada kenaikan harga beras sehingga masyarakat tetap tenang tetap kondusif tidak perlu memberikan suatu hal-hal yang membahayakan sehingga mudah-mudahan ke depan Indonesia tetap kondusif,” ungkap Rizal.
Tak berhenti di situ, Dirut Perum Bulog juga meminta kepada awak media untuk menyiarkan kabar baik tersebut. Bahwa stok beras benar-benar aman.
“Iya Alhamdulillah untuk bulog yakinkan pasti aman, yakinkan aman harga stabil dan tidak ada kenaikan ini kami laporkan kepada seluruh media supaya juga media me-transfer kepada seluruh rekan-rekan yang ada di tanah air demikian,” tegas Rizal.
Sebelumnya diwartakan, Direktur Utama Perum BULOG Letnan Jenderal TNI (Purn), Ahmad Rizal Ramdhani, mengisi khutbah Idul Adha 1447 di Masjid Al-Balagh Komplek Bulog Pos Pengumben, Jakarta Barat.
Kegiatan tersebut dimulai sejak pukul 06.30 WIB, diikuti oleh Direktur Utama, Direktur SDM & Transformasi, karyawan BULOG beserta keluarga yang tinggal di lingkungan Komplek Bulog Pos Pengumben, Jakarta Barat.
Suasana kebersamaan dan kekhidmatan tampak terasa sejak pelaksanaan sholat hingga rangkaian silaturahmi yang berlangsung setelahnya.
Adapun Shalat Idul Adha dipimpin oleh Ustadz KH. Nasrullah, M.S. sebagai imam. Sementara itu, khutbah Idul Adha disampaikan oleh Direktur Utama Perum Bulog Letnan Jenderal TNI (Purn) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani.
Dari pantauan reporter Disway di lokasi, khutbah Direktur Utama Perum Bulog mengangkat tema: “Meneladani Qurban untuk Membangun Ketahanan Pangan Umat”.
Ia menyampaikan bahwa Idul Adha tidak hanya menjadi peringatan atas keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.
Tetapi juga menjadi ruang refleksi bagi seluruh insan BULOG untuk memperkuat komitmen pengabdian kepada bangsa melalui tugas menjaga pangan.
“Qurban mengajarkan kita tentang ketaatan total kepada Allah SWT, keikhlasan dalam memberi, dan keberanian untuk berkorban demi kemaslahatan yang lebih besar,” ucapnya.
“Nilai inilah yang sejalan dengan tugas Bulog dalam menjaga ketahanan pangan, memastikan ketersediaan pangan, serta menghadirkan manfaat bagi masyarakat luas,” sambung Rizal.
Ia menegaskan bahwa semangat qurban memiliki relevansi yang kuat dengan peran Bulog sebagai institusi yang menjalankan penugasan negara di bidang pangan.
“Nilai pengorbanan, kepedulian, dan tanggung jawab sosial menjadi fondasi penting bagi insan Bulog dalam bekerja, terutama dalam memastikan pangan hadir bagi masyarakat secara adil, merata, dan berkelanjutan,” urai Rizal.
Usai pelaksanaan Sholat Idul Adha, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah dan makan bersama jamaah.
Direktur Utama Perum Bulog beserta rombongan juga turut bersilaturahmi ke rumah-rumah karyawan/wati di lingkungan Kompleks tersebut hingga menyaksikan penyembelihan hewan Qurban.
Pada Idul Adha tahun ini, Perum Bulog menyiapkan hewan qurban sebanyak 36 ekor sapi dan 20 ekor kambing.
Penyembelihan hewan qurban tersebut menjadi bagian dari agenda rutin tahunan yang dilaksanakan bersama karyawan Bulog dan keluarga di lingkungan Perum Bulog.
“Selain sebagai bentuk ibadah dan ketaatan kepada Allah SWT, penyembelihan hewan qurban juga menjadi simbol kepasrahan, pengorbanan, dan kepedulian kepada sesama,” ungkap Rizal.
“Melalui kegiatan ini, Bulog ingin menghadirkan nilai-nilai spiritual yang tidak hanya hidup dalam ibadah, tetapi juga tercermin dalam budaya kerja, pelayanan publik, dan pengabdian perusahaan kepada masyarakat,” tambah Rizal menutup.
Pewarta: Ade Saputra l Editor: Lukman


