Tak Masuk SDN Jagan Khawatir, Pemkot Tangerang Siapkan 63 SD Swasta Gratis

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, Banten menyediakan 63 Sekolah Dasar (SD) swasta gratis dengan kualitas pendidikan yang sama dengan negeri. Bingkaikota.com/Bumi Sunyoto.

BINGKAIKOTA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, Banten menyediakan 63 Sekolah Dasar (SD) swasta gratis dengan kualitas pendidikan yang sama dengan negeri.

Hal tersebut dilakukan sebagai alternatif ketika siswa tidak diterima di sekolah dasar negeri (SDN) karena keterbatasan jumlah kursi dibanding jumlah pendaftar.

”Pemkot Tangerang mengimbau masyarakat agar tidak hanya berfokus pada sekolah negeri, karena sekolah swasta gratis yang telah bekerja sama dengan pemerintah juga menerapkan standar penyelenggaraan pendidikan yang setara,” ujar Kadisdik Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar, Jumat, 5 Juni 2026.

Ia mengatakan, seluruh satuan pendidikan di Kota Tangerang menjalankan proses pembelajaran berdasarkan standar pendidikan yang telah ditetapkan pemerintah.

Baca juga:  Pemkot Ingin Bangun Lebih Banyak Community Center dan Multifungsi

“Bagi masyarakat Kota Tangerang yang belum memiliki kesempatan untuk masuk ke sekolah negeri, tidak perlu khawatir. Secara prinsip, sekolah swasta gratis memiliki kualitas dan standar penyelenggaraan pendidikan yang sama,” ucap Wahyudi.

Wahyudi menjelaskan, Pemkot Tangerang terus berupaya memastikan seluruh anak usia sekolah mendapatkan akses pendidikan yang berkualitas, baik melalui sekolah negeri maupun sekolah swasta gratis yang telah menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah.

”Melalui program sekolah swasta gratis, Pemkot Tangerang juga memberikan dukungan kepada sekolah swasta agar dapat menjadi alternatif pendidikan yang terjangkau dan berkualitas bagi masyarakat,” katanya.

Baca juga:  Pemkot Tangerang Raih Penghargaan Sebagai Penyelenggara Pemda Terbaik dari Kemendagri

”Program tersebut sekaligus menjadi solusi dalam memenuhi kebutuhan daya tampung peserta didik baru setiap tahunnya,” tambah Wahyudi.

Lebih jauh ia mengatakan, kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh status sekolah, melainkan juga oleh proses pembelajaran, kompetensi tenaga pendidik, sarana pendukung, serta keterlibatan orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak.

“Yang terpenting adalah bagaimana anak-anak mendapatkan layanan pendidikan terbaik dan dapat berkembang sesuai potensi yang dimiliki. Karena itu, kami mengajak masyarakat untuk melihat sekolah secara objektif berdasarkan kualitas layanan pendidikan yang diberikan,” tandas Wahyudi.

Baca juga:  Siswi Peraih Medali Tidak Diterima di SMA Negeri di Kota Tangerang, Ada Apa?

Pewarta: Bumi Sunyoto l Editor: AS04