Ragam  

Tips Menyimpan Daging Kurban Agar Awet dan Tetap Segar

Agar daging kurban awet dan tetap segar, jangan dicuci sebelum disimpan karena air memicu pertumbuhan bakteri. Bingkaikota.com/Bumi Sunyoto.

BINGKAIKOTA.COM – Agar daging kurban awet dan tetap segar, jangan dicuci sebelum disimpan karena air memicu pertumbuhan bakteri.

Potong daging sesuai porsi sekali masak, simpan dalam wadah kedap udara atau plastik vacuum, lalu langsung masukkan ke dalam freezer dengan suhu di bawah minus 18 derajat celcius.

Berikut adalah panduan langkah demi langkah dan lebih terperinci yang dirangkum Bingkaikota.com dari berbagai sumber:

Jangan Dicuci: Bersihkan sisa kotoran atau darah menggunakan tisu dapur. Mencuci daging mentah justru dapat menyebarkan bakteri dan mempercepat pembusukan.

Baca juga:  Gelar Lomba Masak, PLN Dorong Pemanfaatan Energi Listrik di Masyarakat

Potong Sesuai Porsi: Iris daging menjadi ukuran yang lebih kecil dan sesuai untuk sekali masak. Ini mencegah Anda harus mengeluarkan dan membekukan kembali sisa daging yang tidak terpakai.

Gunakan Wadah Kedap Udara: Gunakan ziplock, wadah plastik rapat (food container), atau gunakan alat vacuum sealer untuk mengeluarkan udara. Hal ini mencegah terjadinya freezer burn (kristal es yang merusak tekstur).

Baca juga:  Teguh Santosa Kembali Terpilih Sebagai Ketua Umum JMSI Periode 2025-2030

Berikan Label: Tuliskan jenis daging (kambing atau sapi) dan tanggal penyimpanan pada wadah agar Anda bisa memasak stok yang lebih lama terlebih dahulu.

Tahapan Pembekuan (Bila punya kulkas):

  1. Masukkan daging ke chiller (pendingin biasa) selama 4-6 jam terlebih dahulu agar suhunya turun.
  2. Pindahkan ke dalam freezer untuk dibekukan secara maksimal.

Alternatif Tanpa Kulkas: Apabila Anda tidak memiliki kulkas, awetkan daging dengan cara pengasinan (menggunakan garam kasar) atau dimasak menjadi dendeng, abon, dan rendang.

Baca juga:  Rekomendasi Tempat Wisata Air di Kota Tangerang untuk Mengisi Libur Panjang

Untuk melihat referensi lengkap mengenai standar kebersihan dan penyimpanan pangan, Anda dapat membaca panduan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).

Pewarta: Bumi Sunyoto l Editor: AS04