Konflik Timur Tengah, Kemenhaj Kota Tangerang Imbau Keberangkatan Jemaah Umrah Ditunda

TANGERANG, Bingkaikota.com – Dinamika eskalasi konflik di Timur Tengah (perang Amerika Serikat- Israel melawan Iran) yang memanas sejak akhir Februari 2026, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Tangerang sebagai Pusat Layanan Haji dan Umroh Terpadu (PLHUT) pastikan memberikan imbauan untuk menunda keberangkatan jema’ah umrah per tanggal 1-2 Maret 2026.

Menurut Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Tangerang Dr. Hj. Umi Sahiyah, bahwa kini pemerintah berfokus pada keselamatan, keamanan dan perlindungan bagi jemaah umrah. Pemerintah juga perlu memastikan seluruh proses penanganan yang dilakukan secara terukur, terkoordinasi, dan mengutamakan keselamatan para jemaah.

“Kami dari Kemenhaj, dari mulai Kemenhaj pusat sampai dengan bawah, tetap kita mitigasi ya, komunikasi dan terus memantau perkembangan, sehingga kita dari pemerintah menghimbau, ini bentuknya menghimbau untuk sementara memang penerbangan itu ditunda dulu khususnya umroh ya, kalau haji masih insyaallah sih aman, umroh juga semoga aman seperti itu,” ungkapnya, saat ditemui di Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Tangerang, Selasa 3 Maret 2026.

Demi kenyamanan bersam, sebagai langkah antisipatif pihanya juga menyarankan penundaan jadwal bagi jemaah yang belum berangkat.

“Nah, kenapa ditunda himbauannya? Karena khawatir nanti manakala sudah sampai sana ya kan, begitu kepulangan tidak bisa, akhirnya tertunda seperti itu. Nah, tertunda juga bisa karena dari pihak pesawat jika ada delay, karena ini kan bukan dari pesawat, tapi keadaan dunia kan. Kalau seandainya kita paksain berangkat khawatir udah sampai sana nggak bisa pulang atau yang lain seperti itu,” jelas Dr. Hj. Umi Sahiyah.

​Bagi jemaah yang saat ini masih beribadah di Tanah Suci, pihaknya juga menyarankan untuk tetap tenang. Pasalnya, pemerintah juga membawa kabar baik dan menenangkan bagi keluarga di Tanah Air.

“Ya itu mereka tertunda. Tertunda keberangkatan di bandara untuk dibalikin lagi ke Indonesia  Nah, yang di Mekkah banyak, di Madinah banyak,  tidak bisa karena memang tidak ada penerbangan,” ujarnya.

Pihaknya juga memastikan untuk jemaah Kota Tangerang belum ada yang terkendala dalam hal kepulangan usai beribadah di Tanah Suci.

“Sementara Kota Tangerang belum terlihat ya, belum terlihat di sekitar kita, maksudnya ada jemaah yang tidak jadi terbang gitu ya, karena sepertinya Tangerang memang kebanyakan pakai Garuda, jadi mereka masih terbang dan tetap kembali seperti itu. Khususnya di Banten itu masih masih bisa, kemarin aja masih ada kepulangan dari Provinsi Banten, dari Kota Cilegon, itu aman,” terangnya.

Pihaknya juga berharap, permasalahan konflik di Timur Tengah dapat segera selesai dan berdamai, agar permasalahan Haji dan Umrah dapat berjalan lancar kembali.

“Ya harapannya agar selesai sesegera mungkin. Kita khawatirnya malah imbasnya ke Haji. Itu yang kita khawatirkan, khawatir dampak ini nyampe ke Haji gitu. Tapi semoga sih tidak ya, semoga tidak. Harapan kita segera berakhirlah agar kita diberi kenyamanan,” tandasnya.(Abi/red)