Wamendukbangga Gaungkan Perencanaan Keluarga di Hari Kontrasepsi Sedunia di Tangsel

Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Wamendukbangga) Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka mendorong penguatan edukasi kesehatan reproduksi dan perencanaan keluarga untuk meningkatkan kualitas generasi mendatang. Bingkaikota.com/Bumi Sunyoto.

BINGKAIKOTA.COM – Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Wamendukbangga) Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka mendorong penguatan edukasi kesehatan reproduksi dan perencanaan keluarga untuk meningkatkan kualitas generasi mendatang.

Hal tersebut disampaikan Isyana saat melakukan kunjungan dalam rangka memperingati Hari Kontrasepsi Sedunia (World Contraception Day) 2026 di Kelurahan Setu, Tangerang Selatan, Jumat, 18 September 2026.

Isyana mengatakan, perencanaan keluarga menjadi semakin penting di tengah Indonesia yang memasuki masa bonus demografi. Karena itu, pasangan usia subur perlu memiliki kesadaran untuk menggunakan kontrasepsi sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan dan merencanakan kehamilan.

“Untuk keluarga, pasangan usia subur, tentu saja pastikan agar dihindari kehamilan terlalu muda, terlalu tua, kemudian terlalu dekat jaraknya [kehamilan], dan terlalu banyak [anak],” ujar Isyana.

Baca juga:  Yapipa Wisuda 103 Siswa dan Perpisahan Peserta Didik Tahun Ajaran 2022-2023

Menurut Isyana, perencanaan keluarga bukan hanya berkaitan dengan pengaturan kelahiran, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mempersiapkan generasi yang sehat, berkualitas, dan produktif.

“Kita sama-sama tahu saat ini Indonesia sedang masuk dalam masa bonus demografi, sehingga perencanaan keluarga itu menjadi sangat penting. Karena bagaimana kita mengoptimalisasikan bonus demografi, itu dimulai dari keluarga yang berencana supaya nantinya anak-anaknya bisa menjadi anak-anak yang lebih berkualitas, produktif dan sehat,” jelasnya.

Isyana menambahkan, edukasi mengenai kesehatan reproduksi juga perlu diperkuat sejak usia remaja. Edukasi tersebut diperlukan agar remaja memiliki pengetahuan yang memadai untuk menjaga kesehatan, memahami pentingnya menjaga diri, serta merencanakan masa depan.

“Edukasi yang penting dilakukan masif adalah bagaimana mengingatkan anak-anak remaja kita, agar tidak terlalu bebas, agar menjaga diri, dan pentingnya menjaga pola hidup sehat untuk kehidupan jangka panjang dan menjalankan kehidupan dengan lebih baik,” katanya.

Baca juga:  Benyamin Dorong Orchid Festival Jadi Agenda Tahunan untuk Promosi Tangsel

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat dalam pelaksanaan peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia di Tangsel.

Pilar mengatakan, pelayanan kontrasepsi gratis memberikan manfaat langsung bagi pasangan usia subur, khususnya masyarakat di Kecamatan Setu.

“Kami atas nama Pemerintah Kota Tangerang Selatan tentu mengucapkan terima kasih kepada Bu Wamen, yang sudah mengadakan agenda-agenda luar biasa terus di Tangsel. Ini tentu membantu ibu-ibu, atau para ibu muda, para pasangan usia subur yang ada di Kecamatan Setu untuk mendapatkan fasilitasi pemasangan KB secara gratis,” katanya.

Baca juga:  Eks Kapolsek dan 2 Anggota Polsek Danau Paris Dilaporkan ke Propam Mabes Polri 

Kegiatan tersebut turut diisi dengan pelayanan kontrasepsi gratis bagi pasangan usia subur di Kecamatan Setu. Pelayanan ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap layanan keluarga berencana sekaligus meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya perencanaan keluarga.

Melalui kegiatan tersebut, pemerintah mendorong masyarakat untuk mendapatkan informasi dan akses layanan kontrasepsi yang sesuai sebagai bagian dari perencanaan keluarga, sekaligus mendukung terwujudnya keluarga yang sehat dan berkualitas.

Pewarta: Bumi Sunyoto l Editor: AS04