Ragam  

Kill Em All, Album Metallica Yang Merubah Sejarah Musik Heavy Metal

Sebelum menjadi salah satu band metal terbesar di dunia, Metallica lebih dulu mengguncang skena lewat Kill 'Em All pada tahun 1983. Bingkaikota.com/Ade Saputra/Dok Net.

BINGKAIKOTA.COM – Sebelum menjadi salah satu band metal terbesar di dunia, Metallica lebih dulu mengguncang skena lewat Kill ‘Em All pada tahun 1983.

Album ini bukan cuma debut mereka, tapi juga menjadi salah satu fondasi lahirnya thrash metal yang kita kenal sekarang.

Dari riff super cepat, solo gitar yang liar, hingga energi tanpa kompromi, album ini membuktikan bahwa musik keras bisa mengubah arah sejarah.

Awal 1980-an, glam metal sedang merajai industri. Metallica datang membawa sesuatu yang lebih cepat, lebih kasar, dan lebih agresif.

Baca juga:  8 Musisi Dunia Yang Punya Kehidupan Ganda di Luar Musik

Sebelum rekaman dimulai, Metallica mengganti dua personel penting. Cliff Burton masuk sabagai bassist dan Krik Hammett menggantikan Dave Mustaine di posisi gitar utama.

Meski baru bergabung Krik Mammett berhasil merekam solo-solo gitar yang kemudian menjadi ciri khas Metallica. Beberapa bagian masih berakar dari materi awal yang dibuat Dave Mistanie.

Metallica menjadi anggota “Big Four” pertama yang merilis album. Setelah itu menyusul Slayer, Anthrax, dan Megadeath yang ikut membawa thrash metal menjadi fonomena dunia.

Baca juga:  PMI Kecamatan Pinang Gelar Pra Musyawarah Kerja di Pulau Untung Jawa

Riff cepat, tempo tinggi, permainan drum tanpa kompromi, dan lirik yang lebih agresif membuat Kill ‘Em All terasa seperti perlawanan terhadap tren metal yang lebih komersial saat itu.

Meski awlanya bukan album dengan penjulan besar, Kill ‘Em All kini dianggap sebagai salah satu album paling berpengaruh dalam sejarah heavy metal dan menginspirasi ribuan band setelahnya.

Baca juga:  Prabowo Beli Sapi Jumbo di Tangerang untuk Iduladha, Bobotnya Tembus 1,1 Ton

Lebih dari empat dekade berlalu, Kill ‘Em All masih dikenang sebagai album yang membuka jalan bagi thrash metal modern.

Pewarta: Ade Saputra l Editor: Lukman