Daerah  

Tingkatkan Kemandirian Ekonomi, Ratusan PPKS di Kota Tangerang Dibekali Pelatihan Tata Boga

Wali Kota Tangerang, Sachrudin secara langsung membuka pelatihan tata boga bagi 100 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) di Aula SMK Negeri 3 Kota Tangerang. Bingkaikota.com/Sugianto Wijaya.

BINGKAIKOTA.COM – Wali Kota Tangerang, Sachrudin secara langsung membuka pelatihan tata boga bagi 100 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) di Aula SMK Negeri 3 Kota Tangerang, Selasa, 7 Juli 2026.

Pelatuhan tersebut bertujuan untuk memperkuat upaya pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan keterampilan yang berorientasi pada kemandirian ekonomi.

“Pelatihan ini bukan sekadar mengajarkan cara memasak, tetapi menjadi bekal untuk membangun kemandirian ekonomi. Kami ingin setiap peserta memiliki keterampilan yang bisa dikembangkan menjadi peluang usaha, sehingga mampu meningkatkan taraf hidup keluarga,” ujar Sachrudin.

Baca juga:  Asosiasi Pengusaha Jasa Boga (APJI) Kabupaten Tangerang periode 2023-2028 resmi di lantik

Menurutnya, penguatan kapasitas masyarakat melalui pelatihan vokasi merupakan salah satu langkah nyata Pemkot  Tangerang dalam menekan kerentanan sosial sekaligus menciptakan masyarakat yang lebih mandiri dan produktif.

Sachrudin, juga mengapresiasi sinergi yang terjalin antara Dinas Sosial Kota Tangerang dan SMK Negeri 3 Kota Tangerang dalam menghadirkan program pemberdayaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Kolaborasi seperti ini harus terus diperkuat. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan dunia pendidikan menjadi bagian penting dalam mencetak masyarakat yang memiliki kompetensi dan siap bersaing,” tuturnya.

Baca juga:  Tinjau TPA Rawa Kucing, Sachrudin Imbau Peran Aktif Semua Pihak dalam Persoalan Sampah

Ia pun berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh serta memanfaatkan ilmu yang diperoleh sebagai modal untuk membuka usaha maupun menciptakan peluang ekonomi baru.

Sebagai bentuk komitmen berkelanjutan, Pemkot Tangerang akan melakukan pendampingan pasca pelatihan melalui fasilitasi akses berwirausaha, perizinan usaha mikro, hingga membuka akses pemasaran, sehingga para peserta tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga kesempatan untuk berkembang menjadi pelaku usaha yang mandiri dan berdaya saing.

Baca juga:  Bupati Zaki : Ajak Semua Pihak Bersatu Bangun Budaya Anti Korupsi

Pewarta: Sugianto Wijaya l Editor: AS04