Daerah  

Aglomerasi Batal, Pemkot Tangerang Siapkan Lahan 5 Hektare untuk PSEL Mandiri

Pemerintah Kota Tangerang, Banten, bergerak cepat menindaklanjuti rencana pengembangan proyek Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik secara mandiri. Bingkaikota.com/Ade Saputra.

BINGKAIKOTA.COM – Setelah program Aglomerasi Tangerang Raya dipastikan batal, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, Banten, bergerak cepat menindaklanjuti rencana pengembangan proyek Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) secara mandiri.

Pemkot Tangerang telah menyiapkan sekema PSEL itu di atas lahan seluas lima hektare di wilayah Jatiuwung. Lahan ini disiapkan untuk PSEL Kota Tangerang secara mandiri tersebut telah ditinjau langsung oleh Kementerian Lingkungan Hidup.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Wawan Fauzi mengatakan lahan untuk pengembangan proyek PSEL secara mandiri sudah ditinjau Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) beberapa hari kemarin.

Baca juga:  Buka FLS3N dan O2SN Jenjang SD SMP se-Kota Tangerang, Sachrudin: Teknologi dan Prestasi Harus Tumbuh Bersama

Ia juga menambahkan Pemkot telah melakukan kajian secara mendalam sebelum memutuskan secara resmi tidak melanjutkan proyek PSEL Aglomerasi Tangerang Raya di Jatiwaringin dan digantikan proyek PSEL Kota Tangerang secara mandiri.

“Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan faktor pembiayaan yang cukup besar bila diteruskan dengan skema aglomerasi, serta telah mendapatkan dukungan dari Gubernur Banten dan DPRD Kota Tangerang langsung,” ujar Wawan, Selasa 26 Mei 2026.

Ia melanjutkan Pemkot Tangerang menargetkan persiapan lahan yang dipilih menjadi lokasi pengembangan proyek PSEL Kota Tangerang dapat dibebaskan dalam waktu dekat.

Baca juga:  DKP Kota Tangerang Gencar Periksa Kesehatan Hewan Kurban Jelang Iduladha

Hal ini dilakukan untuk mendorong kerja sama pengembangan PSEL Kota Tangerang bersama pihak perusahaan dapat diteken pada akhir 2026.

”Kami langsung mengaktivasi skema pengembangan proyek PSEL secara mandiri yang sudah disiapkan jauh-jauh hari. Setelah diajukan, lahan yang disiapkan sudah ditinjau untuk dilakukan studi kelayakan, dilanjutkan pelelangan kalau semuanya sudah siap. Semoga semuanya bisa direalisasikan pada tahun ini,” ucap Wawan.

Selain itu Pemkot Tangerang berharap rencana pengembangan PSEL Kota Tangerang secara mandiri tersebut dapat menjadi solusi efektif untuk mengatasi permasalahan darurat sampah di Kota Tangerang.

Baca juga:  Plesir ke Luar Negeri Tanpa Izin, Ketua LSM GP2B Pinta Walikota Tangerang Beri Sanksi Tegas Pegawai Disbudparman

”Kami berharap rencana pengembangan proyek PSEL Kota Tangerang secara mandiri bisa berjalan lancar. Apalagi PSEL Kota Tangerang diperkirakan dapat berkontribusi mengelola sekitar 1.000 dari 1.600 ton sampah yang dihasilkan masyarakat setiap harinya,” tandas Wawan.

Pewarta: Ade Saputra l Editor: Lukman