BINGKAIKOTA.COM – Ajang Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Provinsi (FORPROV) II Banten di Kota Tangerang resmi digelar. Tidak hanya menjadi ajang unjuk kebolehan para pegiat olahraga rekreasi, perhelatan ini juga menjadi momentum penting untuk membudayakan gaya hidup sehat.
Gubernur Banten Andra Soni, mengapresiasi FORMI Banten beserta jajaran Pemkot Tangerang yang menjadi tuan rumah pesta olahraga rekreasi tersebut.
Andra Soni menyoroti pentingnya gerakan olahraga di tengah kondisi kesehatan masyarakat saat ini. Berdasarkan data cek kesehatan gratis pada 2025, tercatat lebih dari 60 persen pelajar serta kelompok usia dewasa masih kurang melakukan aktivitas fisik. Kondisi ini turut memicu munculnya berbagai penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes.
“Kami berharap seluruh kepala daerah dan pemerintah daerah kembali mengaktifkan kegiatan olahraga di masyarakat melalui gerakan memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat. Olahraga itu penting, karena saya yakin masyarakat yang sehat akan membuat negaranya kuat,” ujar Andra Soni, Sabtu, 7 November 2026.
Di tempat sama, Wali Kota Tangerang Sachrudin menyampaikan rasa bangga dan mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Tangerang sebagai tuan rumah penyelenggara. Pemkot Tangerang berkomitmen penuh dalam menyediakan sarana, fasilitas, serta pembinaan olahraga secara berkelanjutan.
“Semoga FORPROV II ini berjalan lancar. Bukan hanya sekadar melihat siapa yang menjadi juara, tetapi juga mempererat tali persaudaraan masyarakat Banten. Melalui olahraga rekreasi ini, kita membina generasi penerus agar tumbuh menjadi anak yang sehat, pintar, dan cerdas, serta mampu membawa nama baik Kota Tangerang dan Provinsi Banten ke tingkat yang lebih tinggi,” ungkap Sachrudin.
Kesiapan dan antusiasme tinggi juga ditunjukkan oleh para peserta, salah satunya dari Yayasan Pendidikan Olahraga Karate (YPOK) Kota Tangerang. Pegiat Pembantu Pengembangan YPOK Kota Tangerang, Muhammad Agung, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan persiapan matang sejak tiga bulan lalu.
YPOK Kota Tangerang menerjunkan sebanyak 16 putra dan putri dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. Mereka diproyeksikan tampil di berbagai nomor pertandingan, mulai dari kata perorangan tangan kosong, kata weapon (dengan nunchaku/nunchaku double), kumite, hingga kategori veteran.
“Persiapan kami sudah dimulai sejak tiga bulan sebelumnya. Dengan dukungan fasilitas dan sarana yang memadai dari Pemkot Tangerang, target kita tentu ingin menyumbang medali sebanyak-banyaknya dan membawa Kota Tangerang menjadi juara umum,” jelas Muhammad Agung.
Agung juga mengapresiasi kemeriahan pembukaan acara serta dukungan penuh dari jajaran pemerintah daerah. Ia berharap ajang ini dapat memberi pengaruh positif bagi pembinaan dan perkembangan olahraga rekreasi, khususnya YPOK di seluruh wilayah Provinsi Banten.
Pewarta: Sugianto Wijaya l Editor: AS04


