BINGKAIKOTA.COM – Ternyata, sejumlah musisi rock dan metal juga punya perjalanan akademik yang nggak kalah menarik. Ada yang meraih gelar Ph.D., meneliti sains, mengajar di universitas, bahkan menjadi profesor.
Dari panggung ke ruang kelas, mereka membuktikan kalau kreativitas dan intelektualitas bisa berjalan beriringan.
Don Anderson (Angelloch)
Gitaris black metal Angelloch ini ternyata juga seorang akademisi. Setelah meraih Ph.D, sibidang literatur, Anderson menjadi profesor bahasa Inggris SUNY Westchester Communty College. Menariknya, kecintaannya pada literatur justru dipacu oleh Iron Maiden.
Tony Lommi (Black Sabbath)
Legenda Black Sabbath ini pernah menjadi Visiting Profesor di Coventry University. Lommi juga sebelumnya menerima gelar doktor kehormatan dari universiyas tersebut. Dari menciptakan riff metal legendaris sampai berbagi pemgalaman dengan mahasiswa.
Greg Graffin (Bad Religion)
Vokalis Bad Religion bukan cuma dikenal lewat lirik-lirik punk yang kritis. Graffin meraih Ph.D, dibidang Zoologi dari Cornell University dan pernah mengajar mata kuliah evolusi. Buat Graffin, menulis lagu dan melakukan penelitian sama-sama membutuhkan kemampuan berpikir kritis.
Milo Aukerman (Descendants)
Vokalis Descendants ini punya latar belakang yang mungkin tidak kamu sangka. Selain menjadi salah satu figur penting dalam punk rock, Aukerman juga menempuh karir akademik dibidang biokimia. Jadi, dari panggung pung ke dunia sains.
Mike Mangini (Dream Theater)
Sebelum bergabung dengan Dream Theater, sudah dikenal sebagai salah satu drumer paling terkenal. Ia juga memiliki pengalaman mengajar Berklee College of Music. Jadi kalau soal teknik drum, mahasiswa yang belajar darinya benar-benar belajar dari seorang master.
Pewarta: Ade Saputra l Editor: Lukman


