Sachrudin Buka Liga PSSI Tangerang Kelompok Umur 2026

Wali Kota Tangerang, Sachrudin secara resmi membuka Liga PSSI Tangerang 2026 kelompok umur. Bingkaikota.com/Sugianto Wijaya.

BINGKAIKOTA.COM – Wali Kota Tangerang, Sachrudin secara resmi membuka Liga PSSI Tangerang 2026 kelompok umur di Stadion Mini Cipondoh, Minggu 24 Mei 2026.

Liga yang diikuti puluhan tim sepak bola lokal U-13, U-15 dan U-17 berlangsung di 3 venue yakni di Stadion Mini Sudimara Ciledug, Stadion Mini Cipondoh dan Stadion Mini Cibodas.

Sachrudin mengatakan, kompetisi tersebut bukan hanya sekedar turnamen sepak bola, tapi sebagai ruang pembinaan, pembelajaran, dan pembentukan karakter bagi generasi muda Kota Tangerang.

“Sepak bola bukan hanya soal menang atau kalah. Sepak bola adalah sebuah proses dan pembelajaran dalam menghadapi segala tantangan daalam kehidupan. Untuk itu minat dan bakat saja tidaklah cukup, harus diserta dengan kerja keras, sikap mental yang sportif dan juga disiplin yang tinggi,” ujar Sachrudin.

Baca juga:  Youth Combat Championship Diikuti 80 Petinju, Jadi Wadah Keberanian Positif

Ia juga menekankan, bahwa pentingnya kedisiplin adalah kunci utama bagi para pemain muda agar dapat mengembangkan bakat dan talentanya dengan optimal.

“Kita sudah banyak melihat bakat dan talenta potensial yang terbuang percuma karena sikap-sikap indisipliner dan tidak displin,” ucap Sachrudin.

Oleh sebab itu, ia minta kepada agar dapat berperilaku dispilin baik dalam latihan maupun dalam beraktifitas di kehidupan sehari-hari agar bakat dan talenta yang dapat terasah dengan tajam.

Baca juga:  HARGANAS ke 33 Tahun, Sachrudin: Keluarga Berkualitas Fondasi Generasi Emas

“Salah satu contoh yang paling sederhana adalah dengan selalu datang ke tempat latihan dan juga pertandingan dengan tepat waktu dan menjaga kebersihan dan keindahan tempat-tempat tersebut,” kata Sachrudin.

Tak lupa, Dirinya juga turut mengingatkan pentingnya sportifitas dan sportmanship untuk selalu ditanamkan di benak para pemain khususnya para pemain muda.

“Sebaik-baiknya atlet adalah yang bisa menjunjung sportivitas dan menghargai lawan-lawannya karena dengan begitu kemampuan dan kekuatan sejati dari seorang atlet akan tumbuh dan muncul dengan optimal dan maksimal,” pungkas Sachrudin.

Baca juga:  Program SIPTAPAK, Samsat Cikokol Temukan Banyak Kendaraan Belum Bayar Pajak

Pewarta: Sugianto Wijaya l Editor: AS04