BINGKAIKOTA.COM – Tokoh pemuda Kota Tangerang, Uis Adi Dermawan (UAD), meminta pihak yang mengerakan massa ikut serta pada peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Monas, Jakarta, bertangugjawab atas hilangnya nyawa seorang warga yang bukan buruh.
Bahkan Uis juga mendesak aparat penegak hukum (APH) untuk mengusut tuntas dugaan kelalaian yang menyebabkan hilangnya nyawa tersebut, demi mencegah tragedi serupa terulang dikemudian hari.
“Peristiwa jatuhnya korban [emak-emak pengajian dan bukan buruh] diajak sekelompok pihak dalam peringatan Hari Buruh menjadi alaram serius atas lemahnya manajemen kerumunan,” ujar Uis, Minggu, 3 Mei 2026.
Ia meminta kepada pihak aparat penegak hukum mengusut pengerak, pengajak, pengelola dan pemberi akomodasi agar dapat bertanggungjawab atas peristiwa hilangnya nyawa seseorang tersebut.
“Aparat penegak hukum wajib mengusut tuntas dugaan kelalaian yang menghilangkan nyawa seorang warga tersebut,” tegas Uis.
Diketahui sebelumnya, seorang warga Jalan H. Cepe, Kelurahan Pinang, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Banten, Vera Yulianti, meninggal dunia saat mengikuti peringatan May Day di Monas kemarin karena mengalami dehidrasi berat.
Meski sempat mendapat pertolongan medis dan perawatan di ruang ICU RSPAD Gatot Subroto. Namun, nyawanya tidak dapat tertolong dan menjadi kabar duka yang mendalam bagi keluarga.
Pewarta: Ade Saputra l Editor: Lukman


