TANGERANG, Bingkaikota.com – Anggota Komisi IV DPRD Kota Tangerang dari Fraksi Golkar Saiful Milah pastikan percepatan revitalisasi infrastruktur jalan di seluruh wilayah Kota Tangerang rampung di tahun 2026.
Pihaknya menegaskan, bahwa komitmen legislatif dalam mengawal tidak ada lagi jalan rusak atau berlubang yang dikeluhkan oleh masyarakat.
Menurutnya, tidak semua kerusakan jalan di wilayah kota merupakan tanggung jawab Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, melainkan ada yang berada di bawah wewenang Pemerintah Provinsi maupun Pusat.
“Kita harus memahami bahwa ada jalan nasional dan provinsi di dalam kota. Namun, selaku anggota Komisi IV, saya aktif menyurati Dinas PUPR Kota untuk agar segera memperbaiki jalan yang menjadi tanggung jawab mereka, seperti Jalan Gatot Subroto,” ujarnya saat dijumpai di kantor DPRD Kota Tangerang pada Senin, 23 Februari 2026.
Lebih lanjut, Ia menganggapi terkait keluhan aktivitas pihak swasta yang melakukan penggalian dan memakan bahu jalan termasuk soal kabel semrawut. Ia meminta masyarakat untuk segera melaporkan jika menemukan praktik yang merugikan pengguna jalan tersebut.
“Kalau ada (pelanggaran), sampaikan. Urusan begitu harus disikat habis, tidak boleh lagi dibiarkan. Kami di DPRD dan PUPR sangat aktif memantau anggaran perawatan jalan,” tegasnya.
Ia menjelaskan bahwa tahun ini sejumlah titik jalan rusak yang sempat viral, termasuk di kawasan Neglasari dan Jalan Hayam Wuruk, telah masuk dalam daftar peningkatan kualitas jalan. Masalah sengketa lahan yang sempat menghambat pembangunan di Jalan Hayam Wuruk pun dipastikan telah selesai.
Ia menambahkan, upaya lain juga dilakukan melalui koordinasi intensif antara DPRD dan Dinas PUPR, serta penyerapan aspirasi masyarakat melalui kegiatan reses.
“Setiap masukan dari masyarakat saat reses langsung kami komunikasikan dengan Kepala Dinas PUPR untuk segera dieksekusi,” tambahnya.
Komisi IV memastikan infrastruktur Kota Tangerang bahwa dengan skema pembangunan yang sedang berjalan, masalah jalan rusak akan terselesaikan sepenuhnya tahun 2026.
“Tahun 2026 targetnya selesai. Semua akan rapih, tidak ada lagi jalan yang berlubang. Saat ini pun progresnya sudah terlihat,” pungkasnya.(red)




