BINGKAIKOTA.COM – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama jajaran Pemerinta Provinsi Banten dan Kota Tangerang menggelar kegiatan susur sungai di sepanjang Kali Angke, Jumat, 30 Oktober 2026 sore.
Kegiatan susur sungai sepanjang 6,4 kilometer, dari titik awal di Perumahan Ciledug Indah 2 hingga Bendungan Polor itu menjelang musim penghujan pada lokasi yang kerap dilanda banjir.
Turut hadir Menteri PU Dody Hanggodo, Gubernur Banten Andra Soni, Wali Kota Tangerang Sachrudin dan jajaran Kementerian PU, Pemprov Banten dan Pemkot Tangerang, serta pemerintahan wilayah setempat.
“Saya hari ini hadir, datang, ingin melihat dengan mata kepala sendiri masalahnya apa. Karena saya sudah dapat informasi dari Balai Besar, dari teman-teman balai. Jadi masalah di sungai ini adalah satu pendangkalan, yang kedua ada masalah penyempitan,” kata Doddy.
Menurut dia, penanganan Kali Angke tidak cukup hanya melalui pengerukan atau normalisasi untuk mengatasi pendangkalan. Pemerintah juga harus melakukan pelebaran pada bagian sungai yang mengalami penyempitan agar kapasitas aliran air dapat dikembalikan mendekati kondisi semula.
Ia menilai persoalan penyempitan tersebut cukup serius dan tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena berpotensi semakin memperkecil daya tampung sungai, terutama ketika debit air meningkat pada musim hujan.
“Jadi ada dua hal, pendangkalan kita mesti lakukan normalisasi, kemudian penyempitannya juga mesti kita perlebar, kita kembalikan kepada kapasitas semula,” ujar Doddy.
Doddy mengungkapkan rencana pekerjaan normalisasi yang telah disiapkan jajaran balai sebelumnya diperkirakan dapat diselesaikan pada Desember.
Namun, setelah melihat langsung kondisi di lapangan, ia meminta agar penanganan tidak hanya berfokus pada pengerukan, tetapi juga mencakup persoalan penyempitan sungai.
Menurut dia, penanganan yang hanya mengandalkan pembangunan turap atau sheet pile tanpa memperbaiki kapasitas sungai tidak akan efektif dalam mengurangi risiko banjir.
“Kalau tidak, nanti sungai itu makin menyempit, makin menyempit. Jadi seberapa tinggi pun sheet pile atau tanggul yang kita bikin tidak akan menang,” kata Doddy.
Berdasarkan hasil peninjauan, pekerjaan normalisasi dan penanganan penyempitan tersebut diperkirakan mencakup bentang sekitar 3,5 kilometer.
“”Kementerian PU bersama pemerintah daerah akan membahas langkah teknis dan pelaksanaan pekerjaan agar penanganannya dapat dilakukan secara terpadu,” tandas Doddy.
Pewarta: Ade Saputra l Editor: Lukman


