Daerah  

Gandeng BRIN, Pemkab Tangerang Riset Peningkatan Produksi Padi Sawah

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk melakukan riset ilmiah guna meningkatkan produktivitas padi sawah. Bingkaikota.com/Lukman Hakim.

BINGKAIKOTA.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk melakukan riset ilmiah guna meningkatkan produktivitas padi sawah.

Kerja sama tersebut mencakup pelatihan pembuatan pupuk organik, pembaruan data dan informasi status hara P dan K, pH tanah, serta kadar C-organik, hingga uji coba dan validasi teknologi pengelolaan lahan.

Selain itu, kerja sama ini mencakup peningkatan SDM, penyusunan rekomendasi teknologi pengelolaan lahan berdasarkan karakteristik tanah, serta perancangan aplikasi seluler (mobile) untuk rekomendasi pengelolaan lahan.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang, Ujang Sudiartono, menyampaikan bahwa pendampingan BRIN untuk kegiatan Peningkatan Produktivitas Lahan Pertanian (Padi) merupakan tindak lanjut program NGEMAS, yaitu kajian berbasis riset terkait peningkatan produktivitas lahan dan tanaman.

Baca juga:  Ringankan Beban Warga, Pemkab Tangerang Gelar Gerakan Pangan Murah

Pelatihan pembuatan pupuk organik juga menjadi wujud nyata sinergi strategis Pemkab Tangerang dengan BRIN. Kegiatan ini dirancang bukan hanya untuk memperbaiki kualitas serta kesehatan tanah sawah, melainkan juga membantu petani meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk hingga 15-30 persen, sehingga mampu menekan biaya produksi dan meningkatkan pendapatan petani.

“Kita praktikkan formulasi khusus hasil riset peneliti BRIN. Kita memadukan bahan-bahan pembenah tanah, seperti biochar arang sekam dan kotoran hewan (kohe) matang, yang kaya nutrisi organik dari rumput laut serta limbah organik yang diproses secara tepat dengan bantuan asam fosfat, perekat PPA, dan pengayaan urea terukur,” ujar Ujang, Jumat, 23 Oktober 2026.

Baca juga:  Kolaborasi Tunas Pengusaha Muda, Pemkab Tangerang Resmikan Cikuya sebagai Desa Komoditi

Ia melanjutkan, perpaduan bahan-bahan pembenah tanah tersebut merupakan teknologi sederhana namun tepat guna agar pemanfaatan sumber daya lokal dapat menghasilkan pupuk organik berkualitas tinggi.

Sementara itu Kepala Bidang Ketahanan Pangan DPKP Kabupaten Tangerang, Abdul Munir menambahkan, bahwa riset dan inovasi peningkatan produktivitas padi sawah bersama BRIN ini dilaksanakan di lokasi Desa Mandiri Pangan (Demapan), Desa Mekar Jaya, Sepatan.

Baca juga:  Pemkab Tangerang Latih Ratusan Petugas Pemulasaraan Jenazah

“Lokasi percobaan berada di Kelompok Tani Bina Harapan, Desa Mekar Jaya, Sepatan, dengan luas lahan percobaan 1 hektare pada musim tanam ke-2, periode Oktober sampai dengan Desember 2026,” tandasnya.

Pewarta: Lukman Hakim l Editor: AS04