BINGKAIKOTA.COM – Dalam rangka menyambut Hari Kesehatan Jiwa Sedunia (World Mental Health Day) yang diperingati setiap 10 Oktober, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang menyelenggarakan kegiatan skrining dan pemeriksaan kesehatan jiwa bagi para pegawainya.
Kegiatan yang mengusung tema “Pengalaman Hidup yang Didengar: Suara Nyata dan Perubahan Nyata” ini bertujuan untuk mendeteksi dini kondisi mental para tenaga kesehatan dan staf, sekaligus mengedukasi pentingnya menjaga keseimbangan kesehatan fisik dan jiwa.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni menyampaikan, sebelum petugas kesehatan turun ke lapangan untuk membantu dan mengedukasi masyarakat, penting bagi mereka untuk terlebih dahulu mengenali dan memastikan kondisi mental diri sendiri.
“Dinas Kesehatan memiliki tugas meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kota Tangerang, baik jiwa maupun raga. Ketika kita mengajak masyarakat, tentunya kita harus mengenali diri sendiri dulu. Kita harus sehat lebih dahulu agar bisa menjadi contoh serta membantu proses penyembuhan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan mental,” ujar dr. Dini.
Guna mengoptimalkan pelayanan skrining, Dinkes Kota Tangerang bekerja sama dengan Ikatan Psikolog Klinis (IPK) Indonesia Wilayah Banten untuk menyediakan layanan konseling langsung.
“Selain itu, kami juga menghadirkan 79 petugas penanggung jawab kesehatan jiwa dari puskesmas se-Kota Tangerang termasuk dokter-dokter yang sudah terlatih untuk mendeteksi dan menangani masalah kesehatan mental sejak tingkat puskesmas,” terang dr. Dini.
Psikolog Klinis yang bertugas, Siti Bahiyah menjelaskan, proses skrining dilakukan secara bertahap untuk memilah kondisi peserta ke dalam beberapa tingkatan (hijau/ringan, kuning/sedang dan merah/tinggi).
“Alhamdulillah, mayoritas peserta hanya mengalami masalah ringan hingga sedang terkait dinamika harian, pola pengasuhan, dan kecemasan, serta tidak ada yang sampai mengganggu kinerja pekerjaan,” ucapnya.
Berdasarkan penelusuran di lapangan, secara umum tidak ditemukan masalah berat yang mengganggu performa dan kinerja para pegawai di lingkungan Dinkes Kota Tangerang.
“Hasil evaluasi merekomendasikan tindak lanjut berupa edukasi manajemen kecemasan dan komunikasi asertif, serta pendampingan konseling bagi pegawai kategori tinggi agar kesehatan mental dan produktivitas kerja tetap terjaga,” sambungnya.
Melalui kegiatan ini, Dinkes Kota Tangerang berharap seluruh pegawai dapat bekerja dengan fisik yang bugar sekaligus jiwa yang sehat, sehingga dapat memberikan pelayanan publik secara maksimal bagi warga Kota Tangerang.
Pewarta: Sugianto Wijaya l Editor: AS04


