Daerah  

Langkah Dini Lindungi Warga, Sachrudin dan DPUPR Terus Bergerak

Kesiapsiagaan menghadapi banjir harus dimulai jauh sebelum musim penghujan tiba. Bingkaikota.com/Sugianto Wijaya.

BINGKAIKOTA.COM – Kesiapsiagaan menghadapi banjir harus dimulai jauh sebelum musim penghujan tiba. Bukan menunggu air meluap, melainkan memastikan sejak dini aliran sungai tetap lancar dan kawasan permukiman lebih terlindungi dari risiko genangan. Langkah itulah yang terus diperkuat Jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang.

Wali Kota Tangerang, Sachrudin, didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang, Taufik Syahzeni, turun langsung memantau proses normalisasi sungai dan pembangunan turap di sejumlah titik, termasuk di aliran Sungai Cantiga, RW 13, Kelurahan Karang Timur, Kecamatan Karang Tengah, Senin, 28 September 2026.

Bagi Sachrudin, mitigasi banjir bukan langkah yang dilakukan setelah air datang, tetapi upaya yang harus disiapkan sejak dini dan dilakukan secara berkelanjutan. Mulai dari normalisasi aliran sungai hingga penguatan turap, seluruh langkah dilakukan untuk memastikan infrastruktur siap menghadapi peningkatan debit air saat musim penghujan.

Baca juga:  Geger! Kota Tangerang Siapkan Pasukan Pemburu Tinja dan 2 Truk Baru hingga Selang 1,3 Kilometer Bikin Warga Geleng Kepala

“Mitigasi kita lakukan sedari dini. Jangan menunggu air meluap baru bergerak. Sungai dan infrastrukturnya kita siapkan agar mampu mengalirkan debit air dengan optimal, sehingga risiko genangan di permukiman dapat kita tekan,” tegas Sachrudin.

Normalisasi dilakukan untuk menjaga kelancaran aliran air, sementara pembangunan turap memperkuat tebing sungai agar lebih kokoh menahan tekanan air. Kedua upaya ini menjadi bagian dari langkah Pemkot Tangerang untuk mengurangi risiko luapan ke kawasan permukiman, dengan pelaksanaannya disesuaikan kondisi dan kebutuhan di lapangan.

Langkah pembenahan tersebut disambut baik oleh masyarakat. Bagi warga yang tinggal di sekitar aliran sungai, normalisasi dan penguatan tebing menjadi harapan agar aliran air lebih lancar dan limpasan ke permukiman dapat diminimalkan saat hujan deras.
Ketua RW 09 Kelurahan Tajur, Kecamatan Ciledug, Iwan Setiono, menyampaikan apresiasinya atas langkah Pemkot Tangerang yang dilakukan sejak dini.

Baca juga:  Bukan Buruh, Warga Pinang Kota Tangerang Meninggal Dunia saat Ikut Aksi May Day di Monas

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur wilayah kami sudah dilakukan normalisasi sejak sekarang. Terima kasih kepada Pemkot Tangerang yang sudah bergerak lebih awal. Semoga ke depan aliran air lebih lancar dan tidak lagi melimpas ke permukiman,” ujarnya dihadapan Wali Kota Tangerang usai tinjauannya di kawasan aliran Kali Serua, Kelurahan Tajur, Kecamatan Ciledug.

Bagi warga yang tinggal di sekitar aliran sungai, kesiapsiagaan bukan hanya soal infrastruktur. Sungai yang terawat, saluran air yang lancar, dan lingkungan yang bersih menjadi bagian penting agar air dapat mengalir dengan baik saat hujan deras.

Oleh karena itu, Sachrudin, mengajak masyarakat khususnya yang tinggal di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS), untuk ikut menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah ke sungai maupun saluran air.

Baca juga:  KDM Terbitkan SE Larangan Pendakian Gunung di Jawa Barat Sepanjang Musim Kemarau

“Pemerintah terus melakukan normalisasi dan pembangunan turap, tetapi upaya ini harus diikuti kepedulian bersama. Jangan sampai sungai yang sudah kita benahi kembali tersumbat oleh sampah. Mari kita jaga bersama agar aliran air tetap lancar dan kawasan permukiman lebih terlindungi saat hujan deras,” pungkas Sachrudin.

Pewarta: Suginato Wijaya l Editor: AS04