BINGKAIKOTA.COM – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Tangerang terus mendorong pentingnya persatuan dan kerukunan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan yang berlangsung di Masjidil Mahmudah, Kota Tangerang, Kamis malam, 20 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut menghadirkan pembicara dari FKUB, K.H. Amin Munawar. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan materi bertema “Peran Anggota Ahmadiyah dalam Mengisi Kemerdekaan dan Kerukunan Antarumat Beragama.”
Menurut Amin, kemerdekaan Indonesia tidak hanya dimaknai sebagai terbebas dari penjajahan, tetapi juga sebagai kesempatan bagi seluruh masyarakat untuk berkontribusi dalam membangun bangsa. Setiap warga negara memiliki ruang untuk mengambil peran positif sesuai dengan kemampuan dan bidang masing-masing.
Ia menekankan bahwa Indonesia merupakan negara dengan masyarakat yang majemuk. Keberagaman tersebut terlihat dari banyaknya latar belakang masyarakat, termasuk suku, budaya, golongan, serta pemeluk agama yang hidup berdampingan di berbagai daerah.
“Indonesia adalah masyarakat majemuk. Begitu banyak golongan dan umat beragama yang hidup bersama dalam satu negara,” ujar Amin dalam kegiatan tersebut.
Karena itu, menurut dia, perbedaan tidak seharusnya menjadi alasan untuk saling menjauh. Sebaliknya, keberagaman harus menjadi kekuatan untuk membangun kehidupan masyarakat yang damai, saling menghormati, dan menjunjung persatuan.
FKUB Kota Tangerang, lanjut Amin, hadir sebagai bagian dari upaya memperkuat persatuan dan kesatuan masyarakat. Forum tersebut mendorong terciptanya komunikasi serta hubungan yang baik antarpemeluk agama sehingga potensi konflik akibat perbedaan dapat diminimalkan.
“FKUB hadir untuk memberikan persatuan dan kesatuan agar Indonesia cinta damai,” katanya.

Dalam konteks mengisi kemerdekaan, anggota masyarakat dari berbagai latar belakang juga diharapkan memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan.
Kontribusi tersebut dapat diwujudkan melalui kegiatan sosial, pendidikan, kemasyarakatan, maupun berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Amin juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu yang dapat memecah persatuan. Dialog dan komunikasi dinilai menjadi langkah penting untuk membangun pemahaman di tengah perbedaan yang ada.
Semangat kerukunan, kata dia, perlu dimulai dari lingkungan terdekat. Masyarakat dapat membangun kebersamaan dengan saling menghormati, membantu sesama, serta memberikan ruang bagi setiap warga untuk menjalankan kehidupan bermasyarakat secara damai.
Dengan semangat persatuan tersebut, keberagaman Indonesia diharapkan tidak menjadi sumber perpecahan, melainkan menjadi modal sosial dalam membangun bangsa.
Peran setiap kelompok masyarakat, termasuk anggota Ahmadiyah, diharapkan dapat diarahkan pada kegiatan-kegiatan positif yang memperkuat kehidupan sosial dan kemajuan bersama.
Melalui kegiatan di Masjidil Mahmudah ini, FKUB Kota Tangerang kembali mengingatkan bahwa kemerdekaan merupakan tanggung jawab bersama.
Persatuan, toleransi, dan kecintaan terhadap perdamaian menjadi nilai penting yang perlu terus dijaga agar masyarakat Indonesia dapat hidup berdampingan secara harmonis di tengah keberagaman.
Pewarta: Lukman Hakim l Editor: AS04


