Gunung Anak Krakatau Erupsi, Warga dan Nelayan Diminta Waspada

Gunun Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Lampung Selatan, Lampung, kembali erupsi selama sepekan terakhir. Bingkaikota.com/Ade Saputra.

BINGKAIKOTA.COM – Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Lampung Selatan, Lampung, kembali erupsi selama sepekan terakhir.

Letusan ditandai Letusan ditandai semburan kolom material abu vulkanik berwarna cokelat pekat hingga dua ratus meter ke atas puncak.

Pos pantau Gunung Anak Krakatau di Desa Pancoran, Kecamatan Rajabasa memcatat peningkatan gempa, dari gempa hembusan hingga vibrasi sejak 18 Juni.

Baca juga:  Kelurahan Blendung Kota Tangerang Gelar Seni Budaya Kampung

Satelit Sentinel juga merekam titik api di sekitar puncak yang menandakan eneri mulai mendorong magma ke luar permukaan.

“Tingginya hanya 200 meter, kemungkinan juga energinya mendorong magma ke permukaan. Namun, mungkin energinya belum cukup,” kata Petugas Pos Pantau Gunug Anak Krakatau, Andi Suardi, Sabtu, 4 Juli 2026.

Baca juga:  PMI Kota Tangerang Bagikan 10 Ribu Masker Gratis Antisipasi Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Akibat adanya erupsi tersebut, Polisi Perairan mengadakan patroli untuk mengingatkan warga dan nelayan akan bahaya letusan, agar tidak mendekat pada radius dua kilometer.

Selain panas, abu vulkanik juga berbahaya bagi penglihatan dan pernafasan. Setatus Gunung Anak Krkatau saat ini masih waspada atau level dua.

Pewarta: Ade Saputra l Editor: Lukman

Baca juga:  Pemkot Tangsel Perkuat Penanganan Kekeringan dan Cegah Kebakaran Lahan Cipeucang