Daerah  

Jawab Tantangan Zaman, Festival Maulid Nusantara Kota Tangerang Gelar Lomba Bahtsul Masail

Rangkaian Festival Maulid Nusantara kembali menghadirkan ruang diskusi ilmiah antarpesantren melalui ajang Lomba Bahtsul Masail. Bingkaikota.com/Sugianto Wijaya.

BINGKAIKOTA.COM – Rangkaian Festival Maulid Nusantara kembali menghadirkan ruang diskusi ilmiah antarpesantren melalui ajang Lomba Bahtsul Masail.

Forum dinamis bagi para ulama dan santri ini digelar untuk merumuskan hukum serta solusi atas berbagai persoalan fikih masa kini, khususnya yang dihadapi generasi muda.

Ketua Penanggung Jawab Lomba Bahtsul Masail Syaifulloh menjelaskan, kegiatan ini bukan sekadar ajang adu argumentasi, melainkan forum kajian ilmiah mendalam yang mengakar pada Al-Qur’an, Hadis, serta kitab-kitab turas (gundul) para ulama.

“Persoalan fikih umat masa kini terus berkembang. Melalui Bahtsul Masail ini, para santri dan ulama hadir untuk merinci dan memberikan kepastian hukum ibadah maupun muamalah yang aplikatif bagi masyarakat modern,” ujar Syaifulloh, Minggu, 23 Agustus 2026.

Baca juga:  Pemkot Tangerang Gelar Lomba Agustusan Rayakan HUT Kemerdekaan

Salah satu isu utama yang dibahas dalam bahtsul masail kali ini adalah maraknya fenomena perceraian (talak) yang kerap dinilai sepele di media sosial. Forum ini berupaya memberikan edukasi hukum Islam yang komprehensif bagi pasangan suami istri (pasutri) muda.

“Kami melihat fenomena di media sosial seperti Instagram, di mana kata talak atau perceraian begitu mudah diucapkan. Melalui forum ini, para santri merumuskan batasan serta konsekuensi hukumnya agar menjadi panduan dan pemikiran bersama demi melanggengkan masa depan rumah tangga generasi muda,” ucap Syaifulloh.

Baca juga:  Pengurus Cabang Perbasi Kota Tangerang Periode 2026-2030 Resmi Dilantik

Ajang tingkat nasional ini diikuti oleh 30 pondok pesantren dari berbagai daerah, dengan masing-masing pesantren mengirimkan dua santri delegasi. Selain memperebutkan total hadiah pembinaan sebesar Rp10 juta, hasil perumusan hukum dari forum ini akan dipublikasikan dalam bentuk artikel ilmiah dan berita keagamaan bagi masyarakat luas.

Salah satu peserta delegasi dari Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Sukabumi Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Shihab Elghifari menyampaikan, apresiasinya atas penyelenggaraan lomba ini di wilayah Tangerang.

“Ini pengalaman pertama saya mengikuti ajang Bahtsul Masail dalam format perlombaan. Forum majma’ fiqhi ini sangat penting untuk menaungi isu-isu fikih dan usul fikih yang krusial, baik skala nasional maupun internasional. Harapannya, ilmu yang dibahas di sini bisa terus disebarluaskan dan memberikan kemanfaatan bagi umat,” tutur Shihab.

Baca juga:  Lunar Koffie, Rekomendasi Kedai Kopi di Kota Tangerang Serasa Rumah Sendiri

Melalui agenda ini, para santri tidak hanya mahir mengaji teks klasik, tetapi juga mampu menjawab tantangan serta dinamika zaman secara kritis dan solutif.

Pewarta: Sugianto Wijaya l Editor: AS04