Pembunuh Pengemudi Ojol di Tangerang Terekam CCTV, Polisi Buru Pelaku

Wajah dan ciri-ciri terduga pelaku pencurian yang menewaskan pengemudi ojek online (ojol) berinisial ATP (40) di Kabupaten Tangerang, Banten, terekam kamera CCTV. Bingkaikota.com/Ade Saputra.

BINGKAIKOTA.COM – Wajah dan ciri-ciri terduga pelaku pencurian yang menewaskan pengemudi ojek online (ojol) berinisial ATP (40) di Kabupaten Tangerang, Banten, terekam kamera CCTV.

Peristiwa tragis itu terjadi pada Minggu, 12 Juli 2026 sekitar pukul 04.00 WIB saat korban sedang beristirahat di pangkalan ojol di kawasan Villa Taman Bandara, Dadap, Kecamatan Kosambi.

Hingga kini, polisi masih memburu pelaku yang diduga melakukan aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) disertai kekerasan tersebut.

Berdasarkan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian, pelaku terlihat datang seorang diri dengan mengenakan sweater berwarna abu-abu, celana krem, serta penutup wajah untuk menyamarkan identitasnya.

Baca juga:  Tonil Kampung Ikan Menambah Tontonan Bernuansa Komedi

Pelaku kemudian diduga mendekati sepeda motor korban sebelum aksi pencurian berubah menjadi pembunuhan. Usai menyerang korban, pelaku membawa kabur sepeda motor dan telepon genggam milik ATP.

Rekan korban, Excel Jeremy, mengaku sempat melihat pelaku melarikan diri menggunakan motor korban ketika dirinya baru kembali dari mengantar penumpang.

“Saya lihat motor korban sudah dibawa keluar dalam kondisi menyala. Saya langsung teriak dan mengejar pelaku, tetapi dia kabur dengan kecepatan tinggi,” ujar Excel, Senin, 13 Juli 2026.

Baca juga:  Pakta Integritas Oleh Para PJU dan Kapolsek Jajaran Polres Metro Tangerang Kota

Menurutnya, korban yang tertidur sempat terbangun dan melakukan perlawanan saat pelaku hendak membawa kabur sepeda motornya.

“Korban kemungkinan sempat melawan. Saya tidak melihat langsung penikamannya, tetapi informasi dari polisi korban mengalami luka tusuk di bagian leher hingga tembus,” kata Excel.

Korban sempat tergeletak bersimbah darah di lokasi dan dinyatakan meninggal dunia. Rekan-rekan korban tidak berhasil menangkap pelaku maupun menyelamatkan nyawa ATP.

Korban diketahui merupakan warga Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. Selama bekerja sebagai pengemudi ojek online, ia lebih sering bermalam di pangkalan bersama rekan-rekannya dan hanya pulang ke rumah setiap beberapa hari sekali.

Baca juga:  Yayasan Matahati Adiksi Pamulang Rumah Rehab yang Tepat Bagi Korban Narkotika

Saat ini, Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota masih melakukan penyelidikan intensif. Polisi telah mengamankan rekaman CCTV, memeriksa sejumlah saksi, dan memburu pelaku yang identitasnya masih dalam proses pendalaman.

Pewarta: Ade Saputra l Editor: Lukman