TANGERANG, BINGKAIKOTA.COM – Menjadi garda terdepan dalam menangani persoalan sosial bukanlah perkara mudah. Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang setiap hari dihadapkan pada berbagai permasalahan warga, khususnya masyarakat dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah, yang membutuhkan kehadiran negara secara nyata dan berkelanjutan.
Tidak hanya menangani anak jalanan dan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), Dinsos Kota Tangerang juga memiliki tanggung jawab terhadap warga terlantar, termasuk anak-anak yang terpisah dari keluarga atau diduga ditelantarkan. Upaya tersebut dilakukan demi memastikan kelompok rentan mendapatkan perlindungan dan hak dasar mereka.
Peristiwa itu terlihat saat dua anak perempuan, Nabila (7) dan Nadita (4), ditemukan warga dalam kondisi tersesat di wilayah Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang. Keduanya kemudian dilaporkan dan dibawa ke rumah singgah milik Dinsos Kota Tangerang di kawasan Neglasari pada Senin (5/1/2026).
Keesokan harinya, Selasa (6/1/2026), suasana hangat terlihat di rumah singgah tersebut. Kedua bocah itu tampak ceria, menggenggam makanan dan mainan yang telah disiapkan petugas. Perlakuan penuh kasih menjadi bagian dari proses pemulihan psikologis anak-anak terlantar.
Momen mengharukan terjadi saat Kepala Dinsos Kota Tangerang, Acep Wahyudi, mengunjungi rumah singgah. Nadita, yang masih berusia balita, tampak mendekat dengan riang, menyalami, hingga duduk di pangkuan Acep. Ia terlihat nyaman dan aktif berinteraksi, menjawab pertanyaan dengan polos.
Acep menegaskan, perlakuan penuh kasih terhadap anak-anak merupakan bentuk tanggung jawab moral dan kemanusiaan. Meski baru menjabat, ia mengaku tidak ragu untuk terlibat langsung, memastikan anak-anak tersebut merasa aman dan terlindungi selama berada dalam pengawasan Dinsos.
Saat sejumlah pihak mengaku dari yayasan hendak membawa kedua anak tersebut, Acep dengan tegas menolak sebelum kejelasan identitas keluarga diperoleh. Menurutnya, langkah itu dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi eksploitasi anak dan tindak perdagangan manusia.
Setelah keluarga, yakni paman dari kedua anak, datang dan melengkapi administrasi yang diperlukan, Dinsos Kota Tangerang akhirnya menyerahkan kembali Nabila dan Nadita. Acep pun mengimbau masyarakat untuk menyayangi keluarga dalam kondisi apa pun. Ia menegaskan, faktor ekonomi bukan alasan untuk menelantarkan anak, karena pemerintah akan selalu hadir bagi warga yang mau berusaha dan membutuhkan bantuan.(prh)




