JAKARTA, Bingkaikota.com – Oscar Pendong, aktivis yang juga menjabat Ketua Umum Gerakan Rakyat Peduli Bangsa (GRPB), menyampaikan dukungannya terhadap posisi Polri tetap berada langsung di bawah Presiden. Pernyataan ini diberikan sebagai upaya meredam polemik yang muncul di kalangan publik, akademisi, dan aktivis terkait struktur dan independensi kepolisian.
GRPB dikenal aktif dalam berbagai isu sosial dan publik, termasuk aksi unjuk rasa menuntut pengesahan RUU perampasan aset serta terlibat dalam dinamika politik Pilpres 2024. Dengan rekam jejak tersebut, Oscar Pendong menekankan bahwa posisi Polri langsung di bawah Presiden sesuai amanat reformasi dan UU No. 2 Tahun 2002 tentang POLRI sangat penting untuk menjaga independensi kepolisian dari kepentingan politik praktis maupun tekanan partai.
Kedudukan langsung di bawah Presiden diyakini akan membuat Polri lebih profesional, fokus pada tugas pokok menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta mampu melaksanakan reformasi internal secara konsisten. Dukungan publik yang meningkat juga diyakini dapat membangun legitimasi, memperkuat kepercayaan masyarakat, dan mengubah potensi penolakan menjadi penerimaan aktif terhadap kebijakan dan program pemerintah.
Oscar Pendong menegaskan, dengan posisi yang jelas dan independen, Polri akan mampu menjalankan peran strategisnya secara lebih efektif, melayani masyarakat tanpa bias, dan mendukung stabilitas nasional. Pernyataan sikap ini dirancang agar publik memahami pentingnya independensi kepolisian serta manfaatnya bagi keamanan dan kesejahteraan masyarakat secara luas.
Oscar Pendong mengajak seluruh masyarakat dan aktivis lainnya untuk terus mendukung Polri agar tetap profesional dan independen. Dukungan publik diharapkan memperkuat posisi Polri, memastikan implementasi reformasi berjalan optimal, dan mendukung keberhasilan program-program pemerintah ke depan.
Oscar Pendong menegaskan dukungan GRPB agar Polri tetap berada di bawah Presiden, memperkuat independensi institusi.(red)




