TANGERANG, BINGKAIKOTA.COM -Pemerintah Kota Tangerang menyalurkan Bantuan Sosial Uang (BSU) kepada 2.924 warga kurang mampu yang tersebar di 13 kecamatan. Bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah tekanan ekonomi.
Penyaluran BSU dilakukan secara bertahap dengan melibatkan aparatur kecamatan dan kelurahan agar bantuan tepat sasaran. Warga penerima manfaat sebelumnya telah melalui proses pendataan dan verifikasi sesuai kriteria yang ditetapkan.
Sekretaris Daerah Kota Tangerang, Maryono, mengatakan bantuan ini menjadi bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang membutuhkan. Ia menegaskan, program tersebut dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Tangerang.
Menurut Maryono, bantuan uang tunai itu diharapkan dapat digunakan secara bijak oleh para penerima. Ia mengimbau agar dana yang diterima diprioritaskan untuk kebutuhan pokok dan keperluan mendesak keluarga.
“Gunakan bantuan ini dengan tepat guna, terutama untuk kebutuhan sehari-hari seperti pangan, pendidikan anak, atau kebutuhan kesehatan,” ujar Maryono dalam keterangannya.
Ia menambahkan, bantuan sosial bukan sekadar program rutin, tetapi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat jaring pengaman sosial. Dengan demikian, warga yang berada dalam kondisi rentan tetap dapat memenuhi kebutuhan dasar mereka.
Pemkot Tangerang juga memastikan mekanisme penyaluran dilakukan secara transparan dan akuntabel. Pengawasan dilakukan untuk meminimalisasi potensi penyimpangan di lapangan.
Selain itu, pemerintah daerah terus melakukan pembaruan data penerima bantuan agar program sosial yang digulirkan semakin tepat sasaran. Evaluasi berkala juga dilakukan guna meningkatkan efektivitas kebijakan.
Maryono berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban ekonomi warga sekaligus menjadi stimulus bagi perputaran ekonomi di tingkat lokal. Ia menegaskan, Pemkot Tangerang akan terus menghadirkan program-program pro rakyat.
Dengan penyaluran BSU ini, Pemkot Tangerang menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat, terutama bagi kelompok yang paling terdampak kondisi ekonomi saat ini.(jm)




