TANGERANG, Bingkaikota.com – Dalam membangun silaturahmi, sinergitas dan memperkuat kolabirasi kepada pemerintah, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Karawaci Kota Tangerang menggelar Rapat Kerja Kecamatan (Rakercam) 2025, di Kawasan Ruko Tangerang Convention Center (TCC), Sabtu, 13 Desember 2025.
Pada kegiatan tersebut, selain membehas program kerja satu tahun kedepan, MUI Kacamatan Karawaci akan membahas persiapan Muskercam 2026, untuk pemilihan pergantian ketua dan kader dalam masa hikmat 2026- 2030.
Ketua MUI Kecamatan Karawaci Kota Tangerang, Akhmad Syafi’i menjelaskan, bahwa kegiatan tersebut akan mempersiapkan program kedepan untuk para kader setiap divisi atau Komisi dalam berkontibusi aktif kepada kemaslahatan umat serta berkolaborasi kepada pemerintah daerah.
“Acara ini terbentuk karena memang Rapat Kerja MUI Kecamatan Karawaci, jadi untuk satu tahun ke depan di 2026. Karena nanti akan gelar Muskercam atau pergantian di jetua 2026 dan formasi komisi,” jelasnya.
Mengusung tema “Dakwah Bersama Wujudkan Masyarakat Akhlaqul Karim”, Akhmad Syafi’i juga menyebut, bagaimana program kedepan MUI Kecamatan Karawaci Kota Tangerang dapat menyentuh dan dirasakan langsung manfaatnya, baik untuk masyarakat maupun pemerintah.
“Jadi pada intinya kita menginginkan antara umaro dan ulama, juga antara pemerintah dengan ulama ini bisa bersinergi, agar kita punya komitmen atau kita punya visi dan misi sama dengan apa yang dicanangkan Pemerintah Kota Tangerang yang ingin kota yang berakhlakul karimah. Dalam arti supaya masyarakatnya itu bisa merangkul ke setiap agama atau ke setiap kalangan.
Utamanya kami merangkul di bagian bawah untuk mengetahui sebagaimana keadaan di bawah,” ujarnya.
Untuk itu, pihaknya juga perlu meminta dukungan aktif kepada pemerintah yakni pihak Kecamatan Karawaci, untuk berkolaborasi mendukung dan melancarkan setiap kegiatan untuk kemaslahatan umat.
“Kami minta dukungan, agar kami di MUI Kecamatan supaya kami pun bisa menyeimbangi kegiatan mereka. Tentunya kami pun punya visi dan misi yang bisa kita sinergikan dengan pemerintahan di Kecamatan. Harapan ke depan cuma satu saja, yaitu Bapak Camatnya dan jajarannya lebih banyak meluangkan waktu buat kami agar kami ini tidak berjalan sendiri, dan bisa bersinergi serta berkolaborasi untuk masyarakat,” tandas Akhmad Syafi’i.
Disisi lain, Camat Karawaci Kota Tangerang Dr Achmad Zuldin Syafi’i mengatakan, pihaknya akan terus mendukung program MUI Karawaci kedepan (2026). Ia menyebut, perlunya evaluasi dalam percepatan target program kerja kedepan penting dilaksanakan.
“Dalam kesempatan periode terakhir masa khidmatnya untuk di tahun 2026 tentunya perlu dilakukan baik itu percepatan terhadap target yang sudah disusun selama lima tahun atau juga evaluasi. Sehingga, kalaupun ada target yang memungkinkan dilakukan, realisasi perlu dilakukan ya tentunya untuk dapat diagendakan,” ungkap Zuldin.
Pihaknya juga menegaskan, bahwa pentingnya kolaborasi aktif MUI Kerawaci untuk dapat berperan aktif dalam menyeimbangkan kesejahteraan masyarakat khususnya di Kecamatan Karawaci Kota Tangerang.
“Pada kesempatan berikutnya bagaimana
pengembangan kaitan dengan fungsi
dari Majelis Ulama Indonesia untuk mensejahterakan dan memberdayakan umat. Karena tidak hanya dari sisi dakwah saja, tapi juga mengentaskan berbagai aspek, baik sisi ekonomi, sosial, budaya, pendidikan dan tentunya banyak hal yang lain yang menjadi impian bersama,” harap Camat Karawaci Kota Tangerang.
Dr Achmad Zuldin Syafi’i juga berjanji, kedepan pihaknya akan terus melibatkan MUI Kecamatan Karawaci untuk berkolaborasi dari berbagai aspek dalam menjalin kerjasama.
“Kedepan ini akan menjadi program kerja,
baik di tingkat MUI Kota Tangerang
maupun juga MUI Kecamatan. Tentunya, pertama kaitan dengan komponen yang menyusun di MUI, kan tidak hanya tokoh agamanya saja, tapi juga tokoh masyarakat. Ini tentunya menjadi partner kita dari pemerintah kecamatan untuk menyelesaikan permasalahan- permasalahan maupun juga impian-impian masyarakat. Dan di kesempatan 2026, akan dilakukan yang namanya Musyawarah Rencana Pembangunan Mental (Musrenbangtal) yang membahas baik itu fisik maupun lainnya. Dan diharapkan MUI ke depan bisa membawa efek domino, semoga bisa memberikan kemanfaatan dengan lebih mudah diakses, bukan hanya menjadi sarana untuk menjadi wadah kita bersama,tapi membahas kaitan dengan keumatan khususnya Kecamatan Karawaci,” pungkasnya.(Abi/red)




