TANGERANG, BINGKAIKOTA.COM – Dalam memberikan keterampilan praktis yang dapat mendukung pemberdayaan dan memperkuat perekonomian keluarga secara keseluruhan. Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Ketenagakerjaan mengadakan Pelatihan Tata Boga.
Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Dr. Nurdin, turut hadir membuka kegiatan pelatihan sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan dan taraf ekonomi keluarga karyawan yang diselenggarakan oleh UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Tangerang, bekerja sama dengan PT Gajah Tunggal dan PT Indonesia Toray Synthetics.
Menurutnya, pelatihan tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat besar bagi para peserta, khususnya keluarga karyawan, dalam rangka meningkatkan kemampuan dan keterampilan mereka di bidang tata boga.
“Hari ini kita fokus pelatihan tata boga, bagi keluarga karyawan dari dua perusahaan yaitu PT Gajah Tunggal dan PT Indonesia Toray Synthetic, dalam rangka meningkatkan kesejahteraan karyawan melalui pemberdayaan ekonomi,” ujar Dr. Nurdin, di BLK Kecamatan Cibodas, Jum’at (13/09).
Setelah mengikuti pelatihan yang merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi keluarga. Kegiatan tersebut juga diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang dengan memanfaatkan keterampilan yang diperoleh untuk mendukung perekonomian keluarga.
“Jadi, pelatihan ini kami desain khusus untuk pasangan karyawan, ini baru pertama kali, nanti ada pelatihan tata boga, bagaimana cara pengemasan yang baik, dan bagaimana cara pemasarannya,” terang Pj Wali Kota Tangerang.
Tidak hanya memberikan keterampilan teknis kepada para peserta, tetapi kegiatan pelatihan juga dapat menjadi langkah awal untuk mendorong kemandirian ekonomi dan meningkatkan taraf hidup keluarga karyawan.
“Peserta juga mendapat perlengkapan untuk memulai wirausahanya di bidang tata boga, seperti Mixer, Oven, Kompor gas dan tabung gas LPG. Kami berharap, hal ini bisa membangun dan meningkatkan ekonomi keluarga,” harap Dr. Nurdin.
Usai membuka kegiatan Pelatihan Tata Boga, Pj juga menyempatkan diri meninjau BLK yang berada di Kelurahan Benda, serta menyarankan agar setiap BLK di Kota Tangerang difokuskan untuk pelatihan tertentu atau spesifik.
“Nanti setiap BLK difokuskan saja, misal seperti di Benda khusus untuk pelatihan House Keeping untuk perhotelan, dan seterusnya berbeda- beda,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang, Ujang Hendra menjelaskan, kegiatan pelatihan berlangsung selama 16 hari mulai 13 September hingga 4 Oktober 2024, dengan jumlah peserta sebanyak 15 orang
“Nanti peserta selama tiga hari akan melakukan pelatihan di GeTI Incubator untuk melakukan pelatihan digital marketing, konten kreator, dan pengemasan produk,” terang Ujang.(hms/red)




