Fortang Gelar Aksi Koreksi Kinerja Satpol PP Kota Tangerang

TANGERANG, BINGKAIKOTA.COM – Puluhan Aktivis Mahasiswa Tangerang yang tergabung dalam Forum Aliansi Aktivis Tangerang Raya (Fortang) menggelar aksi di Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang, Rabu (10/01/24).

Pasalnya, kegiatan demo dilakukan Fortang lantaran mengkoreksi kinerja Satpol PP Kota Tangerang yang dinilai mandul dalam melaksanakan penegakan Peraturan Daerah (Perda) Kota Tangerang.

Kritikan keras pun disuarakan Koordinator Masa Aksi Taher Jalalulael yang menganggap Petugas Penegak Perda Kota Tangerang lemah dalam menindak salah satu lokasi hiburan malam yang ada di Kota Tangerang.

Menurut koreksi yang ia dapat, salah satu lokasi hiburan malam tersebut diduga kerap menyediakan minuman beralkohol atau minuman keras (Miras) dengan berbagai jenis dan merk dan diduga ada prostitusi terselubung yang dianggap menyalahi perda di kota dengan motto “Ahlakul Karim”.

” Itu jelas sudah menyalahi Perda nomor 7 Tahun 2005 tentang Pelarangan, Pengedaran dan Penjualan Minuman Keras  (Miras) dan Perda nomor 8 tahun 2005 Tentang Pelarangan Pelacuran,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, pria yang kerap disapa Taher pun menjelaskan, bahwa tidak hanya di Karoke Western namun, ada tempat lain yang dianggap menyalahi perda sedangkan tidak ada tindakan apapun dari penegak perda.

” Ada lagi Speakout Cafe and Lounge  yang berada di Rooptof Pakons Prime Hotel karena, diketahui sebelumnya di Rooptof Pakons Prime Hotel itu tidak boleh lagi berdiri bangunan apalagi difungsikan untuk  kegiatan bisnis hiburan malam dan jelas melanggar Perda nomor 3 tahun 2012 Tentang Bangunan Gedung, Perda nomor 6 tahun 2012 Tentang Rencana Tata Ruang wilayah Kota Tangerang, Perda nomor 7 tahun 2018 Tentang Ketentraman Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat Perda nomor 11 tahun 2021 Tentang Retribusi Perijinan Tertentu,” jelasnya.

Dalam orasi tersebut, dirinya pun meminta Pj Walikota Tangerang (Nurdin-red) untuk mengkoreksi kinerja Satpol PP dalam menegakan perda.

” Copot Jabatan Kasatpol PP Kota Tangerang. Kalo gak becus memimpin dan menegakan perda mending diganti,” tegasnya saat teriak mengkritisi bersama puluhan masa aksi.

Disisi lain, Kasat Pol PP Kota Tangerang Wawan Fauzi saat ditemui usai menemui kerumunan masa aksi menjelaskan, bahwa dirinya tetep terbuka atas kritik, saran dan masukan. Menurutnya, seharusnya jika ada aduan dan meminta informasi bisa dapat langsung datang ke Unit Pelayanan yang ada di Kantor Satpol PP Kota Tangerang.

” Ini negara demokrasi semua berhak mengeluarkan pendapatnya, lagi- lagi buat kami sebagai Kasatpol PP berharap kalo memang ada hal lain- lain terkait temuan masyarakat tentang trantibum linmas cukup datang ke unit pelayanan kami, tinggal berinteraksi apa yang dibutuhkan masyarakat kita respon,” ungkapnya.

Dirinya menegaskan, terkait tuntutan masa sudah dijawab, dan terkait koreksi kinerja Satpol PP dalam hal penilaian kewenangannya ada di Walikota Tangerang.

“Tuntutan kan tadi kan sudah dijawab, Western sudah tutup, Pakons sudah ada ijinnya. Pol PP yang mau dievaluasi kasatnya silahkan, itu kan urusan walikota nanti mengevaluasi apakah kinerja saya jadi Kasatpol PP masih pas atau nggak cuma Pj Walikota yang bisa menilai. Yang pasti kami dari Satpol PP berupaya semaksimal mungkin apa yang menjadi keluhan masyarakat kami selesaikan,” imbuh Wawan Fauzi.

Diketerangan akhir dirinya menyampaikan, akan terus berupaya memperbaiki kinerja Satpol PP. ” Pol PP hari ini Its The Best, The Winn Tim buat saya itu. Walau pun tadi saya bilang kami manusia bukannya dewa, segala kekurangan- kekurangan akan terus kita perbaiki,” tandasnya.(red)